Diberhentikan, Dua Eks Karyawan PT GON Difalisitasi Angkut Barang di Mess

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sedikitnya 50 karyawan PT GON menggelar demonstrasi di depan kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir,  Sumatera Selatan.

Unjuk rasa yang dipimpin Ketua DPC KSBSI Provinsi Sumsel, Hermawan menyusul dua karyawan perusahaan itu dilakukan pemecatan.

Bacaan Lainnya

Massa menuntut hak dua karyawan di PT GON yang masih belum dipenuhi.

“Kami menuntut kepada pihak perusahaan PT GON untuk memenuhi hak karyawan yang di PHK saat ini belum terpenuhi,” katanya.

Selain itu juga, pihak perusahaan terkesan sebelah pihak mengeluarkan surat pemberhentian terhadap kedua karyawan ini.

“Ya, keputusan perusahaan tersebut terkesan sebelah pihak tanpa memikirkan masa depan kami dengan memberhentikan secara sepihak,” terangnya.

Dikatakannya, pihaknya mengecam akan melakukan aksi demo kembali jika hak mereka tidak dipenuhi.

“Kami akan melakukan aksi kembali jika tuntutan kami tidak terpenuhi oleh pihak perusahaan,” ancamnya.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha Umum PT GON, Amran mengatakan, perusahaan sudah memfasilitasi dua eks karyawan yang sudah mendapatkan surat pemberhentian dari perusahaan yang berlokasi di Jalintim KM 20, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut dia, kedua eks karyawan tersebut diberikan fasilitas untuk  mengangkut barangnya dari mess.

“Kedua karyawan yang kemarin sudah dilayangkan surat pemutusan hubungan kerja sudah diberikan fasilitas untuk mengangkut barangnya di mess perusahaan, karena mereka tinggal di mess perusahaan dan mess tersebut hanya untuk karyawan tertentu dan masih aktif bekerja,” ujarnya.

“Memang benar dua karyawan yang bekerja di PT GON sudah kita layangkan surat pemberhentian, mereka juga kita fasilitasi kendaraan mobil truk untuk mengangkut barangnya dari mess ke rumah tempat tinggal mereka yang terdaftar di adminitrasi perusahaan,” tambahnya.

Ia menambahkan, alasannya memecat kedua karyawannya tersebut dikarenakan tidak mau ikuti aturan yang ada di perusahaan sehingga pihaknya melayangkan surat PHK.

“Kemarin sebelum melakukan pemecatan kepada dua karyawan kita sudah memberikan peringatan terakhir, namun mereka tidak menghiraukannya,” ujarnya.

Selain itu juga pihak PT. GON ini, akan membayarkan semua hak mereka, seperti uang pesangon dan penghargaan masa kerja dan lainnya sesuai dengan undang-undang .

“Saat ini kita sedang menghitung berapa jumlah kekurangan upah yang harus kami penuhi hak mereka, dalam waktu dekat ini akan dibayarkan,” ucapnya. (hen)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.