Di OKU, Trend Batu Akik Tetap Stabil

Kamis, 27 Oktober 2016
Yudi memberikan penjelasan kepada Syahrial Oesman saat bazar dan kontes batu akik OKU cup II 2016 di halaman Citimall Baturaja.

Baturaja, Sumselupdate.com – Trend Batu Akik di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), masih tetap stabil di tengah perekonomian yang tak menentu. Para ‘pemain’ batu akik di OKU condong stabil.

Bahkan tak sedikit kelompok pemain batu di wilayah ini yang bisa memproduksi batu akik berkualitas tinggi, terkhusus batu asal Baturaja, baik jenis spritus, purple, lavender dan lain-lain.

Read More

Diakui bahwa dunia bisnis perbatuan akik memang sempat down akibat turunnya perekonomian secara nasional. kendati begitu, tren batu akik di Bumi Sebimbing Sekundang ini tidak mati. Terbukit Kamis (27/10/2016), ratusan masyarakat pecinta batu te tao antusias menghadiri Kontes Batu Akik Cup II di OKU.

Ketua Asosiasi Perbatuan Baturaja (APB) Kabupaten OKU, Yudi Risandi mengatakan meski perekonomian secara nasional mengalami penurunan, batu akik asal Oku tetap bertahan.

Menurut Yudi, turunnya perekonomian nasional itu hanya menjadi ujian dunia perbatuan di daerah ini dan ternyata batu akik baturaja lulus dari ujian tersebut. sehingga sampai dengan sekarang masih tetap eksis.

Ia berani bilang demikian lantaran antusiasme masyarakat khususnya penggemar batu akik justru masih sangat tinggi, malah saat ini batu akik justru lebih diminati kalangan menengah ke atas. Tidak seperti saat booming beberapa waktu lalu, di mana hampir semua orang mendadak gila batu.

Mengenai harga, tetap bervariasi, bahkan harga batu akik Baturaja condong tidak ada perubahan. Dibandingkan dengan bacan, batu andalan Baturaja, baik spritus, purple dan lain-lain, justru tetap bertahan. Ini dikarenakan varian batu di daerah ini  terbilang banyak, baik dari jenis maupun warna.

Wakil Ketua APB, Taufikurrahman, menambahkan bahwa batu-batu akik asal Baturaja merupakan aset yang perlu dijaga dan dilestarikan. Apalagi, diketahui batu akik biru langit (spritus), tidak ada di daerah lain ataupun di negara lain dan hanya tersedia di Lengkayap, OKU.

Diketahui, bazar dan kontes batu akik OKU Cup II 2016 yang digelar selama tiga hari ke depan, merupakan sebuah pembuktian bahwa fenomena batu akik belum mati. Kegiatan serupa pernah digelar Mei 2015 lalu di Ramayana Baturaja.

Bazar dan kontes batu akik tersebut dibuka Mantan Gubernur Sumsel, yang juga merupakan putra daerah asal OKU Raya, Ir H Syahrial Oesman. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts