Palembang, Sumselupdate.com – Petugas piket menggagalkan enam orang tahanan kasus narkoba yang ditahan di sel isolasi Mapolda Sumsel Selasa (17/7/2018) dinihari yang mencoba kabur dengan menjebol dinding sel menggunakan pahat dan alat pemukul nya memakai air.
Namun aksi mereka diketahui petugas piket saat salah satu tahanan baru mengeluarkan kakinya usai dinding sel dijebol.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan pihaknya telah menggagalkan upaya melarikan diri tahanan kasus narkoba dengan cara menjebol dinding sel.
“Memang benar ada tahanan yaenam orang dari satu kelompok Letto kasus narkoba jaringan Surabaya yang ditangkap sekitar dua bulan lalu dengan barang bukti shabu seberat lima kilogram dan beberapa unit mobil dan sepeda motor,” katanya, Selasa (17/7/2018).
Dikatakan mantan Kapolda Riau ini, berkas kelompok ini sudah tahap satu, dan diakumulasikan dengan kasus TPPU. Sebelum dipergoki melarikan petugas piket sudah mendengar suara yang mencurigakan dari dalam sel, namun tahanan menutupi aktivitas mereka saat menjebol dengan badan mereka berpura-pura tidur
“Petugas yang piket saat itu patroli melihat kaki salah tahanan menjulur keluar dari dinding sel. Alat yang mereka gunakan untuk menjebol dinding adalah pahat yang mereka curi dari tukang saat memperbaiki kamar mandi,” tambahnya.
Setelah peristiwa ini, keenam tahanan yang akan melarikan diri dari sel isolasi sudah dipindahkan ke sel tahanan umum.
“Saya mengapresiasi kepada petugas yang cukup dalam menggagalkan upaya melarikan diri tahanan. Saya perintah kepada petugas untuk menjaga ketat tahanan apalagi tahanan kasus narkoba,” tutupnya. (tra)











