PALI, Sumselupdate.com – Penyalahgunaan obat Paracetamol, Caffeine and Carisoprodol (PCC) oleh anak-anak di Kabupaten Kendari membuat Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM cukup prihatin, apalagi narkoba di kalangan masyarakat dan pemuda yang merupakan harapan bagi orang tua dan bangsa Indonesia.
Dimana sebanyak 40 persen anak muda di Indonesia, khususnya kaum pelajar saat ini menjadi pengguna Narkotika. Hal itu terjadi akibat mudahnya para pelajar mendapatkan berbagai macam jenis narkoba yang memberikan efek fly saat dipakai, dan mampu membuat rusak sistem syaraf pengunanya.
“Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba kini sudah menjalar di kalangan pelajar. Hal itu jelas sangat memprihatinkan dan membahayakan bagi para generasi penerus yang notabene adalah kalangan pelajar. Apalagi saat ini banyaknya obat-obat yang dijual secara legal disalah gunakan,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa menekan angka pengguna narkoba di kalangan pelajar, memerlukan pengawasan dan perhatian serius dari orang tua murid serta para guru di sekolah, sangat dibutuhkan untuk membimbing mereka, karena bisa merusak masa depannya, keluarga, bangsa dan negara.
“Saya ingatkan masyarakat ataupun pelajar, jangan coba-coba mengkonsumsi narkoba, karena bahayanya sangat besar. Tidak hanya untuk diri pribadi, tetapi menjalar ke seluruh lapisan masyarakat. Dan masa depan PALI dan bangsa ini ada di tangan generasi muda. Sehingga keberadaan mereka harus dijaga dan dilindungi dari maraknya penyalahgunaan narkoba,” pintanya. (adj)











