BKPRMI Sumsel Periode 2015-2020 Resmi Dilantik

Rabu, 6 Januari 2016
Ketua umum DPP BKPRMI pusat, H. Said Aldi Al Idrus secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sumsel periode 2015-2020 di Balai BKPRMI Yayasan Al-Kahfi Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPRMI), H Said Aldi Idrus secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sumsel periode 2015-2020 di Balai BKPRMI Yayasan Al-Kahfi Palembang, Kamis (26/11).

“Ini untuk yang ke-32 provinsi yang dilantik, meski di tempat yang sederhana namun saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para kader BKPRMI,” kata Idrus.

Bacaan Lainnya

Menurut Idrus, BKPRMI sebagai ormas dakwah dapat melakukan pembinaan kepada generasi muda, dapat melakukan pembinaan kepada pemuda Islam dan menjadi generasi yang baik. Jangan sampai SK yang didapatkan hanya sebagai seremonial, namun harus bermanfaat untuk masyarakat Sumsel.

Menurutnya, saat ini hanya sepuluh pemuda Islam yang secara rutin melakukan shalat di masjid dan membaa Alquran, karena pemuda adalah generasi pemuda masa depan republik ini. Jika pemuda kita baik maka baik juga pemimpin ke depan.

Dia berharap jangan sampai organisasi yang besar ini terpecah oleh adanya kepentingan internal. Dalam organisasi berbeda pandangan hal biasa, namun jangan samoai menjadi perpecahan di tubuh ormas, karena ormas adalah untuk bersilaturahmi antarsesama.

Ia juga memastikan BKPRMI akan tetap independen, walaupun pengurus dan dan anggotanya berlatar belakang partai politik, karena banyak alumni BKPRMI yang tergabung ddengan partai politik, seperti PKS, PPP, Golkar, dan sebagainya.

“Saya memastikan BKPRMI akan tetap independen sebagaimana komitmen selama ini, dan yang pasti saya mengajak agar pengurus dan kader tetap solid,” ujar dia.

Idrus berharap pemerintah memperhatikan para guru ngaji yang gajinya sangat mengkhawatirkan. Sebab, dalam satu bulan para guru ngaji selama ini hanya menerima gaji Rp100 ribu-Rp200 ribu per bulan. Oleh karena itu perhatian dari pemerintah provinsi sangat diharapkan.

“Para guru ngaji tentu sangat ikhlas menjadi seorang guru. Namun alangkah baiknya jika ada perhatian dari pemerintah untuk mensejahterakan para guru ngaji baik itu ustadz maupun ustadzah,” katanya.

Dia juga berpesan dalam rangka Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlangsung pada 2016 mendatang, agar pemuda Islam menjadi wirausaha sehingga dapat mensejahterakan diri pribadi dan keluarga besar. Karena dengan wirausaha salah satu profesi yang sangat menjanjikan pribadi untuk menjadi sejahtera.

Ketua DPW BKPRMI Sumsel, Samsul Rizal, SP yang didampingi Bendahara Mardiansyah meminta dukungan semua pihak untuk membesarkan BKPRMI di Sumsel. Sebab dengan kekompakan dan kerja sama bersama maka BKPRMI Sumsel akan menjadi ormas besar.

“Ribuan pemuda Islam yang telah bergabung dengan BKPRMI, karena BKPRMI salah satu wadah untuk bermanfaat bagi masyarakat Sumsel, kami akan menggerakan roda organisasi dengan kerja keras,” kata dia.

Ia juga memastikan akan melakukan pembinaan dan pelatihan kepada kader BKPRMI untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan, karena tantangan semakin besar dan berat.

Pelantikan sendiri berjalan dengan sukses yang dihadiri Pemerintah Provinsi yang diwakili Kabag Kesra, Polda Sumsel, ormas, tokoh masyarakat, dan ratusan pengurus dan kader BKPRMI se-Sumsel. (**/adv)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.