Bandar Masih DPO, Kurir Narkoba Dituntut 11 Tahun Penjara

Suasana sidang

Palembang, Sumselupdate.com – Hanya disuruh bandar Ujuana (DPO) antarkan shabu seberat 97,63 gram, terdakwa Fikri hanya bisa pasrah saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, menuntut terdakwa 11 tahun penjara.

Dalam bacaan tuntutannya di hadapan majelis hakim yang diketahui hakim Harun Yulianto SH MH, JPU Kejati Sumsel Dede Muhammad Yasin, SH MH, mengatakan, terdakwa Fikri terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak melawan menyerahkan narkotika golongan I melebihi lima gram sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Read More

“Terdakwa dituntut hukuman selama 11 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan,” kata JPU

Usai mendengarkan tuntutan JPU Kejati Sumsel, terdakwa melalui kuasa hukumnya bakal menyiapkan nota pembelaan (Pledoi) pada sidang selanjutnya.

Untuk diketahui, terdakwa ditangkap pada 30 Agustus 2021 lalu oleh Satres Narkoba Polda Sumsel, di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan, Kecamatan Kertapati Palembang.

Pada saat itu anggota Satres Narkoba Polda Sumsel, melakukan Undercover Buy dan mengamankan terdakwa beserta barang bukti narkotika jenis Shabu seberat 97,63 gram.

Pada saat interogasi terdakwa mengaku bahwa dirinya disuruh oleh seseorang bernama Ujuana (DPO) untuk mengantarkan shabu tersebut.

Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polda Sumsel untuk pemerikaan lebih lanjut hingga perkara ini disidangkan. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.