KPK Periksa Bupati PALI Asgianto, Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muaraenim

Writer: - Selasa, 18 Agustus 2026
Gedung KPK. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto sebagai saksi dalam pengembangan perkara dugaan suap pengondisian hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Selain Asgianto, KPK turut memeriksa empat pejabat Pemerintah Kabupaten Muaraenim, yakni Inspektur Pemkab Muaraenim Fera Sari, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Muaraenim Emran Tabrani, Kepala BPKAD Muaraenim M Tarmizi Ismail, serta Kabid Anggaran BPKAD Muaraenim Ratna Pinarti.

Read More

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut berlangsung di Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 17.25 WIB, Bupati PALI Asgianto terlihat keluar dari kantor BPKP Sumsel menggunakan mobil Toyota Innova Zenit berwarna putih setelah menjalani pemeriksaan.

Mewakili BPKP Sumsel, Kasub Koordinator Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Rumah Tangga dan Kearsipan BPKP RI Perwakilan Sumatera Selatan Edi Indra Damanik membenarkan adanya kegiatan penyidik KPK di kantor tersebut.

Menurut Edi, tim penyidik KPK telah menggunakan ruangan di kantor BPKP Sumsel sejak pagi.

“Benar hari ini ada tim penyidik KPK yang sedang meminjam ruangan, sejak pukul 9 pagi tadi. Tapi untuk kasus apa dan siapa saja yang diperiksa itu bukan wewenang kami untuk menjelaskan,” ujar Edi.

Ia menjelaskan, setiap tamu yang datang ke kantor BPKP terlebih dahulu melapor kepada petugas keamanan. Apabila tamu tersebut memiliki agenda pemeriksaan dengan penyidik KPK, petugas akan mengarahkan yang bersangkutan ke ruangan yang telah disiapkan.

“Siapa yang diundang penyidik dan siapa yang datang kami tidak mendapat informasi terkait hal ini. Kami juga tidak bertemu langsung dengan tim penyidik KPK-nya. Yang jelas kalau dia memang diundang penyidik, langsung kami arahkan ke ruangan,” katanya.

Edi menambahkan, penggunaan kantor BPKP Sumsel oleh penyidik KPK bukan kali pertama. Sebelumnya, penyidik juga melakukan pemeriksaan di lokasi yang sama pada pekan sebelumnya.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts