Kualitas Udara Palembang Berbahaya, Polrestabes Buka Posko Pengobatan Gratis untuk Penderita ISPA

Writer: - Sabtu, 3 Oktober 2026
Posko pengobatan gratis penderita ISPA yang didirikan Polrestabes Palembang, Sabtu (3/10/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Kondisi kualitas udara Kota Palembang yang memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Polrestabes Palembang membuka posko pengobatan gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Berdasarkan data yang dikutip dari pemantauan kualitas udara pada Jumat (2/10/2026) pukul 22.00 WIB, indeks kualitas udara (IKU) Palembang tercatat mencapai 561 atau berada dalam kategori berbahaya.

Read More

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena jumlah kasus ISPA di Palembang juga mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 12.589 kasus ISPA sepanjang 1-21 September 2026. Sementara secara kumulatif, jumlah kasus ISPA sepanjang 2026 telah mencapai 125.721 kasus.

Data tersebut sebelumnya juga disampaikan Kepala Dinkes Palembang Fenty Aprina. Ia mengatakan peningkatan kasus ISPA terjadi seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla.

Polrestabes Palembang Buka Posko Pengobatan Gratis

Merespons kondisi tersebut, Polrestabes Palembang mendirikan posko pengobatan gratis di halaman apel Mapolrestabes Palembang, Sabtu (3/10/2026).

Posko tersebut disiapkan untuk memberikan penanganan awal kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, seperti demam, batuk, radang tenggorokan dan flu yang berkaitan dengan kondisi gangguan pernapasan.

Dalam pelayanan tersebut, Polrestabes Palembang melibatkan tiga dokter umum dan enam perawat dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polrestabes Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenaga dan sarana medis untuk memberikan pertolongan awal kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita akan berkoordinasi dengan Bid Dokkes Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk menambah tenaga medis, peralatan medis dan obat-obatan,” kata Sonny saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Selain dengan Bid Dokkes Polda Sumsel dan Rumah Sakit Bhayangkara, Polrestabes Palembang juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Palembang untuk mendapatkan tambahan tenaga medis yang dapat bersiaga di posko.

“Semoga dengan adanya posko pengobatan ini akan sangat membantu masyarakat, khususnya yang menderita ISPA di Kota Palembang,” ujarnya.

Layanan Kesehatan Diperkuat

Pembukaan posko Polrestabes Palembang menjadi tambahan layanan kesehatan di tengah upaya pemerintah menangani dampak kabut asap di Kota Palembang.

Sebelumnya, Pemkot Palembang telah menyiapkan layanan penanganan dampak ISPU dan kabut asap di 18 kecamatan. Fasilitas kesehatan dan posko di tingkat kecamatan diarahkan untuk merespons keluhan kesehatan warga, terutama gangguan saluran pernapasan.

Di tingkat provinsi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga telah menginstruksikan agar masyarakat yang mengalami ISPA akibat paparan asap karhutla mendapatkan pelayanan dan pengobatan secara gratis. Puskesmas di kabupaten dan kota juga diminta siaga untuk melayani masyarakat terdampak.

Dengan semakin banyaknya layanan kesehatan yang disiapkan, masyarakat yang mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan atau gangguan pernapasan lainnya diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts