6 Lokal Belajar Dibongkar Paksa, DPRD OKU Sidak SMP 6 Peninjauan. Zaplin: Tak Seheboh di Berita

Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani (safari hitam) didampingi Ketua Komisi 1 Yopi, Camat Peninjauan Sahrudin saat meninjau SMPN 6 di Desa Peninjauan, Kecamatan Peninjauan.

Baturaja, Sumsehlupdate.comAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU yang diketuai Zaplin Ipani, Selasa, (26/7) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Menengah Pertama (SMP, Negeri 6 Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU guna melihat langsung kondisi sekolah yang digusur sehingga menyebabkan para siswa kekurangan lokal untuk belajar.

Zaplin bersama anggota DPRD lainnya langsung meninjau lapangan. Hasilnya, menurut Zaplin tidak seheboh informasi yang ia dapat.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada masalah di sana. Saat kami kunjungan langsung ke SMP N 6 Peninjauan proses belajar mengajar berjalan seperti biasa. Satu kelas 31 siswa-siswi,” katanya.

Memang benar kata Zaplin SMP N 6 tersebut masih membutuhkan penambahan sekitar 6 kelas. Namun hal itu bisa disikapi sementara ini.

“Ini akan kita sikapi ke depan. Akan kita ajukan untuk penambahan lokal sekolah, agar fasilitas belajar mengajar yang baik ini menjadi lebih baik,” katanya.

Mengenai adanya foto yang menyebar, pelajar yang belajar di luar kelas itu kata dia, setelah dilakukan pengecekan dilapangan ternyata kata penjelasan pihak sekolah bersangkutan foto pelajar di luar kelas itu, yakni pada saat Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) sekolah tahun ajaran baru.

“Intinya sekarang ini aman-aman saja. Tidak ada masalah di sana. Proses belajar mengajar sampai saat ini masih normal,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa lokal yang didirikan diatas tanah menjadi sengketa dengan masyarakat Peninjauan terhadap Disdik OKU, sehingga berakhir di meja siding.

Di mana saat itu dimenangkan pihak penggugat sehingga beberapa lokal harus direlakan untuk dibongkar. Akibatnya pada penerimaan siswa baru banyak siswa yang tak memiliki lokal untuk belajar.  (yan)

 

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.