Wushu Bawa Pulang 1 Emas dan 4 Medali Perunggu

Kamis, 15 Desember 2016
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Tim Wushu Sumsel sukses membawa pulang satu medali emas dan empat medali perunggu, dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Wushu, di Gor Sahabudin, Bangka Belitung, yang digelar 11-16 Desember lalu.

Meski untuk memperoleh medali emas itu tim Sumsel harus melewati partai keras, namun Lidya Ninggar Permata sukses mengukuhkan namanya sebagai juara di kelas 48 Kg putri kategori Sanda.

Read More

Ketua Umum Wushu Sumsel Ahmad Yani mengatakan dengan segala daya dan kerja keras, Sumsel cukup berbangga hati meraih medali emas. Apalagi, ini merupakan even tahunan yang menjadi ujian, khususnya untuk atlet PPLP Sumsel.

“Saya ucapkan selamat kepada atlet. Mereka berhasil meraih hasil sesuai kerja keras mereka. Ini masih sangat jauh, dan butuh lebih banyak kerja keras. Selain itu saya ucapkan terima kasih kepada Dispora sebagai pembina PPLP yang mensuport pembinaan dan keberangkatan atlet,” ucap Yani, Kamis (15/12/2016).

Sumsel sendiri meraih emas setelah Lidya Ninggar menghentikan perjuangan atlet Kaltim. Berlaga selama dua ronde, Ninggar menyapu bersih dengan kemenangan angka. Sementara itu, medali perunggu diraih Novi Ariska di kelas 56 Kg putri, Amrtya Wijaya kelas 56 Kg putra, Abdul Rahman kelas 60 Kg putra dan Kgs M Fikri Haykal kelas 65 Kg putra.

Dikatakan Yani, tim Sumsel masih harus belajar banyak. Menurunkan empat atlet junior seperti Widya, Sica, Silva dan Emir belum bisa bicara banyak, karena memang harus lebih bekerja keras untuk mengejar level nasional.

“Kita banyak keterbatasan, utamanya fasilitas latihan. Kita tidak memiliki tempat permanen yang bisa menggelar matras. Padahal taolu membutuhkan matras untuk latihan. Tapi kita tidak ingin terpaku di situ, saat ini yang bisa dilakukan adalah kerja keras dan berlatih sesuai kemampuan yang ada,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Prestasi Dispora Sumsel Taufik yang juga datang menemani atlet berlaga mengatakan, apa yang dilakukan Pengprov sudah cukup baik. Hanya saja, saat ini memang tidak bisa tutup mata terkait fasilitas tempat latihan.

“Memang masalah tempat latihan tidak hanya untuk wushu, tapi semua cabor beladiri. Kalau melihat kondisi ini saya nilai sudah sesuai ,target tinggal lagi suport yang tadi saya sebutkan,” tuturnya.

Selain itu, menurut Taufik yang perlu ditingkatkan adalah pertandingan. Dengan makin banyaknya event, kualitas atlet juga akan makin meningkat. “Tinggal perbanyak event. Tapi nanti juga akan ada pra Porprov yang saya rasa sudah langkah bagus untuk permasalan,” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts