Laporan : Armiziwadi
Baturaja, Sumselupdate.com – Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Arahan Presiden Jokowi terkait Serapan Anggaran APBD tahun 2020 dan Realisasi Anggaran Covid-19 dihadiri Bupati/Walikota se-Sumsel di Griya Agung Palembang, Selasa (21/7/2020).
Gubernur Sumsel Herman Deru dalam arahannya menginstruksikan Bupati/Walikota se-Sumsel untuk segera belanjakan APBD tahun 2020 untuk memberikan stimulus roda ekonomi di Sumsel.
“Untuk membelanjakan anggaran yang ada secepatnya agar APBD ini dapat menstimulan pergerakan ekonomi di lapangan,” jelasnya.Langkah ini diharapkan, lanjut Herman Deru, dapat menjaga pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun ini tetap mendekati 6%.
Herman Deru juga mengingatkan agar proses pemulihan ekonomi ini jangan sampai meninggalkan protokol kesehatan Covid-19.
“Semua daerah mengalami keterpurukan, tapi Alhamdulillah Provinsi Sumsel menurut data BI pertumbuhan ekonominya masih stabil di angka rata-rata 4,98 persen,” terang Deru.
Meski demikian, Herman Deru menyampaikan adanya potensi penurunan pertumbuhan ekonomi dapat terjadi apabila Bupati/Walikota tidak segera membelanjakan APBD-nya karena APBD ini merupakan stimulan penting bagi roda perekonomian.
Menurut Herman Deru, hingga saat ini rata-rata daerah baru membelanjakan 20-40 persen dari anggaran yang tersedia. Bahkan sektor yang dibelanjakan juga masih terbatas berupa belanja keperluan penanganan Covid-19 dan untuk bantuan pangan ke masyarakat.
Untuk memulihkan ekonomi Sumsel, lanjut dia, tiada lain Kredit Usaha Rakyat (KUR) harus dikucurkan. Itu sebabnya dalam rapat yang juga dihadiri sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, turut diundang Himpunan Bank-Bank Milik Negara, Bank SumselBabel, Otoritas Jasa Keuangan, dan Bank Indonesia perwakilan Sumsel.
Herman Deru meminta KUR segera dikucurkan. Realisasinya saat ini baru 30 persen dari Rp4,4 triliun. Kuota KUR kita baru Rp1,3 triliun yang terealisasi.(**)











