Vaksinasi di OKI Bukan Besok, Catat Jadwalnya…

Kadinkes OKI, Iwan Setiawan bersama Kapolres OKI, AKBP. Alamsyah Pelupessy saat di Mapolres OKI.

Laporan : Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Vaksinasi  Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Sumatera Selatan dijadwalkan akan dimulai besok, dengan diawali Gubernur Sumsel Herman Deru. Tapi, untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) baru akan digelar awal pekan depan, karena 185 vaksinator masih mengikuti pelatihan. Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat inim masih dalam  persiapan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesahatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan, menyampaikan, Kabupaten OKI bersama Kota Palembang, Ogan Ilir dan Banyuasin, menjadi daerah yang menerima distribusi vaksin Covid-19 di Sumatera Selatan pada tahap awal. Kabupaten OKI  menerima sebanyak 6.400 Vial Vaksin jenis Sinovac yang diprioritaskan bagi 3.202 tenaga kesehatan.

“Kita mulai melaksanakan vaksin perdana pada Senin, (18/1/2021), Bapak Bupati dan Forkopimda sebagai penerima vaksin pertama diikuti oleh tenaga kesehatan di tahap pertama ini,” ungkap Iwan, Rabu, (13/1/2021).

Vaksinasi baru akan dilakukan pada Senin (18/1/2021), karena saat ini pihaknya sedang melakukan pelatihan bagi 185 vaksinator yang akan disebar di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

“Karena sedang dilakukan pelatihan bagi vaksinator vaksin agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik,” jelasnya.

Dijelaskan Iwan,  sejumlah persiapan telah dilakukan Pemkab OKI  untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten OKI antara lain, menyiagakan dua rumah sakit, 36 puskesmas, dua Klinik TNI/Polri, 185 Vaksinator Terlatih, 36 Vaksin Refrigator, dan 437 Cool Pack. Selain itu, jajaran TNI dan Polri siap mengawal distribusi Covid-19 hingga ke Fasilitas Kesehatan.

Hal ini terungkap pada Rakor Kesiapan Distribusi Vaksin di Kabupaten OKI di Mapolres OKI, Selasa, (12/1/2021).

“Bersama TNI/Polri kami memastikan pelaksanaan distribusi vaksinasi Covid-19 di OKI berjalan dengan lancar dan aman” ungkap Kapolres OKI, AKBP. Alamsyah Pelupessy.

Meskipun proses vaksinisasi telah dimulai, kata dia masyarakat dihimbau untuk tetap menerapakan Protokol Kesehatan secara ketat melalui 3M + 3T yaitu Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci Tangan serta Testing, Tracing dan Treatment. Dengan begitu, pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir harapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.