Tingkatkan Kualitas Pelatih Hingga Guru Renang, Universitas PGRI Palembang Gelar Penataran Pelatihan Renang

MoU dan MoA ditandatangani Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi dan Ketua KONI Kota Palembang Ir Suparman Romans di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Science Universitas PGRI Palembang, Selasa (11/12/2018).

Palembang, Sumselupdate.com – FKIP Universitas PGRI Palembang bersama KONI Kota Palembang menggelar Penataran Pelatihan Renang Tingkat ‘D’ Kota Palembang, Selasa (11/12/2018).

Kegiatan penataran tersebut dilakukan dengan tujuan guna meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan guru olahraga khususnya renang.

Bacaan Lainnya

Tak hanya penataran, dalam kesempatan tersebut, Universitas PGRI Palembang ini menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PRSI Kota Palembang dan Lembaga Kursus Palembang Swimming Course di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Science Universitas PGRI Palembang, Selasa (11/12/2018).

MoU dan MoA ditandatangani Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi dan Ketua KONI Kota Palembang Ir Suparman Romans.

Dari PRSI ditandatangani H Syamsul Bakhri Subekti yang diwakili oleh Yunardi Djamal, ABTI oleh Ibnu Aqil, MKom selaku Ketua Pengurus Asosiasi Bola Tangan Indonesia.

Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi melakukan MoU dan MoA dengan PRSI Kota Palembang dan Lembaga Kursus Palembang Swimming Course di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Science Universitas PGRI Palembang, Selasa (11/12/2018).

 

Sedangkan dari FOPI ditandatangi Iwan Rosyidi yang menjabat Ketua Umum Pengurus Kota Federasi Olahraga Petanque Indonesia Palembang.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Palembang, Suparman Roman mengatakan, adanya kerjasama ini tentu saja membuat KONI tidak lagi kesulitan mencari mitra, sudah punya kampus Univesitas PGRI Palembang untuk penataran bibit atlet dan wasit.

“Selama ini di beberapa cabor prestasi olahraga di level provinsi cukup menjadi terbaik. Terbukti dari 11 kali kompetisi tingkat provinsi, Palembang 10 juara umum,” ujarnya.

Namun, katanya, di level nasional Palembang masih di bawah peringkat dari provinsi lain. Bahkan, raport merah saat ini, kita berada di peringkat 21 dari 34 provinsi.

Tentu saja ini merupakan prestasi terburuk selama Sumsel ikut pekan olahraga di kancah nasional.

Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi melakukan MoU dan MoA dengan PRSI Kota Palembang dan Lembaga Kursus Palembang Swimming Course di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Science Universitas PGRI Palembang, Selasa (11/12/2018).

 

“Sebenarnya yang menjadi penyebab kita ketinggalan dari provinsi lain adalah sport sains. Hanya bermodalkan minat dan bakat lalu dilatih setengah konvensional. Tidak semua pelatih berkualifikasi modern, sehingga hasilnya tidak bisa maksimal,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, bibit yang baik bisa dimatangkan jika pola pelatihannya berkonsep sport sains. Maka itu lewat kampus inilah pihaknya berharap lewat potensi intelektual kampus, bisa melahirkan atlet yang berprestasi di level nasional maupun internasional.

“Paling relevan berbicara terkait sport sains ini adalah ketersediaan SDM yang berkualitas. Melalui kerjasama dengan kampus PGRI ini, bisa menambah ketersediaan SDM yang sesuai dengan kualifikasi kita. Berharap pelatih dan wasit dapat dibekali dengan IPTEK dan pemahaman berbasis sport sains yang akan mampu menghasilkan atlet masa depan,” ujarnya.

Suparman menambahkan dalam MoU yang dilakukan juga ini merupakan MoU KONI Palembang yang pertama dengan perguruan tinggi.

Di tempat sama, Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menambahkan, sebenarnya pola pembinaan paling efektif dari sekolah dan kampus. Karena lingkungan pendidikan punya jadwal yang jelas dan sistematis.

“Selama ini guru olahraga punya kemampuan secara otodidak. Tidak ada basic pendidikan olahraga. Maka itu peserta pelatihan ini selain pelatih dan wasit, ada sebagian besar guru olahraga yang datang dari berbagai daerah,” kata dia.

Bukman juga menambahkan, selama ini output lulusan Pendidikan Olahraga sendiri belum terlihat, karena begitu tamat mereka pegang keahlian cabor yang mana. Makanya saat ini dilakukan maving, mahasiswa yang ditamatkan ini kekuatannya di cabor mana saja. Agar nanti bisa fokus saat menjadi atlet maupun guru olahraga.

Sementara itu, Dekan FKIP UPGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd mengatakan, acara pelatihan renang ini terselenggara atas kerjasama Universitas PGRI Palembang dengan KONI Kota Palembang, PRSI Kota Palembang, dan Lembaga Kursus Palembang Swimming Course. (pra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.