Terbukti Mengambil Kayu Panjang Umur, 10 Pendaki Gunung Dempo Diblacklist

10 pendaki yang terkena blacklist tiga tahun mendaki Gunung Dempo.

Laporan : Novrico Saputra

Pagaralam,Sumselupdate.com – Sanksi tegas berupa blacklist kembali diberikan Balai Registrasi Gunung Dempo (Brigade) kepada 10 pendaki dari Kabupaten Empat Lawang, Kota Palembang, dan Lubuklinggau yang terbukti mengambil Kayu Panjang Umur.

Bacaan Lainnya

Delapan pendaki dari Kabupaten Empat Lawang adalah VV, RL, KRD, FS, PSW, DH, AR, dan PY. Sementara dua pendaki lagi AR dari Lubuklinggau) dan MF dari Palembang.

Sebanyak 10 pendaki ini, dilarang melakukan pendakian selama 3 tahun kedepan, karena Kayu Panjang Umur yang mereka ambil dilindungi dan merupakan tanaman Endemic Gunung Dempo. Selain itu, sampah logistik yang dibawa turun tidak sesuai dengan catatan petugas registrasi.

barang bukti yang diamankan Balai Registrasi Gunung Dempo (Brigade).

Dikatakan Ketua Brigade Arindi, jika pelanggaran aturan itu terungkap dari Tim Ranger yang turun untuk mengevakuasi kesepuluh pendaki di Pintu Rimba, karena ada salah satu dari mereka yang kesurupan.

“Namun ketika dievakuasi, salah seorang petugas tanpa sengaja menemukan Barang Bukti (BB) Kayu Panjang Umur di dalam kantong Kresek hitam, yang membuat petugas marah,” jelasnya, Selasa (19/1/2021).

Ia menambahkan, jika sanksi yang dilakukan oleh pihaknya merupakan efek jera kepada pendaki, agar dapat lebih bijak dalam melakukan pendakian, tidak merusak alam Gunung Dempo dan dapat menjalankan aturan yang telah ditentukan.

“Jadi kami mengimbau kepada para pendaki, untuk lebih pintar dalam melaksankan pendakian. Jangan sampai hal ini kembali terjadi kepada pendaki lainya,” tegasnya.

Ia berharap, kedepan tidak ada lagi pendaki yang melakukan hal-hal tersebut. Mendaki cukup dinikmati dan difoto, tanpa harus mengambil untuk dibawa pulang.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya 11 pendaki juga masuk daftar blacklist mendaki Gunung Dempo, karena melanggar Surat Pemberitahuan Nomor B/469/XII/IPP.1.2.5/2020 dari Polres Pagar Alam tentang Imbauan Larangan Keramaian Pada Saat Malam Tahun Baru 2021. Dimana tertera salah satunya bahwa masyarakat tidak diizinkan mendaki Gunung Dempo. Alasannya karena sulitnya melakukan pengawasan dan penerapan protokol kesehatan, sehingga rentan menyebabkan terjadinya penyebaran virus Covid-19 di kota Pagar Alam. Akibat pelanggaran itu, pendaki tidak diperbolehkan mendaki selama dua tahun kedepan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.