Tragedi Berdarah di Sekayu Berujung Damai, Keluarga Sepakat Tak Tempuh Jalur Hukum

Writer: - Kamis, 11 Juni 2026
Mediasi antara keluarga korban dan keluarga pelaku menghasilkan kesepakatan damai. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Peristiwa pembacokan yang terjadi di Dusun VIII Lumba Jaya, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Keluarga korban dan keluarga pelaku sepakat tidak menempuh jalur hukum serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Read More

Korban dalam peristiwa itu adalah MP, warga Dusun VIII Desa Lumpatan II, yang mengalami luka bacok di kedua tangan dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSUD Sekayu.

Sementara itu, AI, warga setempat yang diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam dan mengancam warga sekitar, meninggal dunia akibat luka yang dideritanya setelah terlibat perkelahian dengan korban.

Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP Hutahaean mewakili Kapolsek Sekayu Iptu Dicky HM menjelaskan, saat menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi, petugas mendapati saudara AI sedang mengamuk dan berulang kali mengejar serta mengancam warga sekitar. Polisi telah memberikan imbauan dan peringatan agar yang bersangkutan menghentikan tindakannya. Bahkan anggota Polsek Sekayu sempat melepaskan tembakan peringatan menggunakan peluru hampa ke udara, namun tidak diindahkan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, dalam situasi tersebut AI kembali melakukan penyerangan terhadap warga. Korban MP yang saat itu hendak pergi ke sawah dan berada di sekitar lokasi menjadi sasaran pembacokan.

Akibat serangan itu, kedua tangan MP mengalami luka bacok. Korban yang juga membawa parang kemudian berusaha membela diri hingga terjadi perkelahian dan keduanya sempat bergulat.

Setelah perkelahian berhenti, MP menjauh dari lokasi kejadian. Sementara AI berjalan menuju rumahnya. Namun sebelum masuk ke rumah, AI terjatuh akibat luka yang dideritanya.

Petugas kemudian mengevakuasi MP ke Puskesmas Lumpatan sebelum dirujuk ke RSUD Sekayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sedangkan AI juga dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Sekayu, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Usai kejadian, personel Satreskrim dan Samapta Polres Musi Banyuasin melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Guna mencegah konflik berkepanjangan, Camat Sekayu Edi Haryanto bersama Kapolsek Sekayu, perangkat kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta keluarga kedua belah pihak menggelar mediasi.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga AI yang diwakili Armin dan Khoirul, serta keluarga MP yang diwakili istrinya, Eka Marlina, sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang menyatakan kedua belah pihak tidak akan saling menuntut di kemudian hari dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui AI diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak berpisah dengan istrinya. Dalam beberapa waktu terakhir, yang bersangkutan disebut kerap membuat keresahan di lingkungan sekitar.

Bahkan, AI juga diduga terlibat dalam kasus pembacokan terhadap warga lain yang terjadi pada Minggu (8/6/2026). Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius di bagian perut dan masih menjalani perawatan di RSUD Sekayu. Kasus itu telah dilaporkan ke Polres Musi Banyuasin untuk penanganan lebih lanjut.

Polres Musi Banyuasin memastikan seluruh rangkaian penanganan peristiwa telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari sterilisasi lokasi, pemasangan garis polisi, pemeriksaan saksi, hingga pelaporan kepada pimpinan.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah AI dimakamkan di Dusun VIII Lumba Jaya, Desa Lumpatan II. Prosesi pemakaman dihadiri Camat Sekayu, Kapolsek Sekayu beserta jajaran, keluarga, dan masyarakat setempat serta berlangsung aman dan kondusif.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts