Pagaralam, Sumselupdate.com – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan mendorong warga Kelurahan Burung Dinang, Kota Pagaralam, turun tangan memperbaiki ruas jalan yang rusak secara swadaya. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, mereka bergotong royong membersihkan badan jalan, menambal lubang, hingga merapikan titik-titik rawan longsor menggunakan dana hasil patungan masyarakat.
Sejak pagi, puluhan warga yang didominasi kaum bapak tampak membagi tugas. Sebagian menyemprot gulma yang menutupi badan jalan, sebagian lainnya membersihkan semak di bahu jalan dan menambal lubang yang selama ini kerap membahayakan pengendara, terutama pengendara sepeda motor.
Kegiatan gotong royong dilakukan di sepanjang ruas jalan mulai dari perbatasan Kelurahan Muarasiban hingga Kelurahan Burung Dinang. Meski hanya menggunakan peralatan sederhana, semangat kebersamaan warga terlihat begitu kuat demi menciptakan akses jalan yang lebih aman.
Di balik aksi sosial tersebut, warga juga menyoroti kondisi salah satu titik yang dinilai paling berbahaya. Lokasi itu berada di dekat aliran sungai dengan posisi jalan berada di tepi jurang tanpa dilengkapi pagar atau pembatas pengaman. Kondisi jalan yang berlubang semakin meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari maupun saat hujan.
Salah seorang warga, Wanto Su, mengatakan gotong royong dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat karena kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penanganan.
“Kami melakukan gotong royong mulai dari batas Kelurahan Muarasiban menuju Burung Dinang dengan menyemprot gulma yang menutupi pandangan pengguna jalan, menambal lubang yang sering menyebabkan pengendara roda dua terjatuh, serta membersihkan pinggiran jalan yang rawan longsor. Seluruh kegiatan ini menggunakan dana sukarela hasil patungan masyarakat Dusun Talang Darat, Kelurahan Burung Dinang,” ujar Wanto Su.
Menurut warga, kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga merupakan upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Mereka berharap tidak ada lagi korban akibat jalan berlubang maupun tidak adanya pembatas pengaman di lokasi yang berbatasan langsung dengan jurang.
Masyarakat juga meminta Pemerintah Kota Pagaralam segera melakukan perbaikan permanen terhadap ruas jalan tersebut, termasuk membangun pagar pengaman di titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan.
Bagi warga Burung Dinang, gotong royong menjadi bukti kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama. Namun mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar jalan tersebut benar-benar aman dan nyaman dilalui masyarakat.
(**)











