Sopir Truk Pengangkut Minyak Ilegal Dihukum 9 Bulan Penjara

Terdakwa Rudi Harahap menjalani persidangan.

Palembang, Sumselupdate.com – Majelis hakim yang diketuai Adi Prasetya menjatuhkan pidana penjara selama sembilan bulan dan denda Rp5 juta terhadap Rudi Harahap, terdakwa kasus tindak pidana migas dalam persidangan di PN Klas 1A Khusus Palembang, Selasa (19/11/2019).

Putusan tersebut lebih ringan 3 bulan, daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Shelly Agustina SH MH yang menuntut terdakwa dengan pidana 1 tahun penjara. Dalam dakwaan JPU terdakwa, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 53 huruf b Jo Pasal 23 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Bacaan Lainnya

Dalam dakwaan JPU, perbuatan terdakwa bermula pada 1 Agustus di Jalan Lintas Palembang-Jambi, simpang Berdikari, tim dari Ditreskrimsus Polda Sumsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan pengangkutan minyak bumi atau hasil olahan yang diangkut menggunakan truk Mitsubutshi jenis PS 120.

Kemudian, petugas melakukan Penyelidikan dengan cara patroli, lalu melihat mobil tersebut dan segera melakukan pengejaran dan memberhentikan kendaraan tersebut serta melakukan pemeriksaan terhadap sopir terdakwa dan isi muatan dari truk tersebut adalah minyak bumi (minyak sulingan).

Kemudian menurut terdakwa bahwa minyak bumi tersebut diambil dari Simpang Berdikari, Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba. Dimana, minyak tersebut milik Nelva, Jakir dan Win (DPO).

Kemudian minyak sulingan itu dibawa ke daerah Pelabuhan Talang Duku Jambi. Pada saat dilakukan penangkapan oleh terdakwa dalam melakukan pengangkutan tersebut bersama dengan Remon (DPO) yang berperan membayar uang sewa terhadap truk yang mereka sewa dari Ronal Tua. (tra)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.