Bobol Voucher Playstore Senilai Rp2,9 Miliar, Komplotan Ini Dihukum 8 & 6 Tahun Penjara

Para terdakwa menjalani persidangan.

Palembang, Sumselupdate.com – Empat terdakwa perkara pembobolan ratusan voucher playstore senilai Rp2,9 miliar, Levinus Wijaya, Bayu Pamungkas, Eki Gustandi dan Ibnu Sutowo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus Palembang, Selasa (19/11/2019).

Majelis hakim yang diketuai Bagus Irawan menghukum terdakwa Levinus Wijaya, Bayu Pamungkas dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp100 miliar serta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Ibnu Sutowo dan Eki Gustandi divonis 8 tahun denda Rp100 miliar subsider 6 bulan.

Bacaan Lainnya

“Para terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan mengakses dan menjebol sistem pengaman komputer yang mengakibatkan kerugian pada orang lain serta melakukan tindak pidana pencucian uang,” ujar Bagus.

Lanjut majelis, bahwa perbuatan para terdakwa bersalah melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE serta UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Putusan yang telah dijatuhkan majelis hakim masing-masing lebih rendah dua tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ursula Dewi dan Riko Budiman yang pada sidang sebelumnya.

Atas putusan yang telah dibacakan tersebut, keempat terdakwa dengan didampingi oleh penasihat hukum dari Posbakum PN Palembang menyatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu.

Dalam dakwaan JPU, para terdakwa berawal dari terdakwa Levinus Wijaya dan Bayu Pamungkas bersama-sama saksi Eki Gustandi dan Ibnu Sutowo pada 26 Januari di minimarket Indomaret Jalan Mayor Salim Batubara, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Terdakwa telah dengan sengaja mengakses komputer guna menjebol sistem pengamanan komputer yang ada di toko minimarket tersebut. Guna mendapatkan data Voucher Unipin, Google Play dan Payment Point yang dijual disetiap gerai toko minimarket tersebut lalu setelah terdakwa mendapatkan akses kode voucher itu disimpan Eki Gustandi dan Ibnu Sutowo ke akun gmail dengan menggunakan google play store.

Dikarenakan jumlah voucher yang mau dimasukkan ke dalam email gmail sangat banyak lalu Ibnu Sutowo dan Eki gustandi lalu menghubungi Levinus Wijaya dan Bayu Pamungkas diminta untuk me redeem sejumlah voucher yang telah berhasil diretas melalui sistem komputer tersebut.

Selain itu rupanya ke empat terdakwa tersebut tidak hanya satu minimarket saja melainkan beberapa minimarket Indomaret seperti Indomaret Rajawali Kel.9 Ilir Kec.Ilir Timur 2, Palembang, Indomaret Jenderal Sudirman 24 Ilir Bukit Kecil, Palembang, Indomaret Mangkunegara 8 Ilir Timur II, Palembang dan terkahir Indomaret Mangkunegara Kel.Sukamaju Simpang BLK, Palembang. Sehingga total kerugian yang diderita oleh pihak Indomaret akibat perbuatan tersangka tersebut adalah senilai lebih Rp2,9 miliar. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.