Selama Bulan Juli, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 350 Butir Ekstasi

PRESS CONFERENCE-Direktur Resere Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri, memberikan keterangan terkait hasil penangkapan tersangka Narkoba, Jumat (11/9/2020).

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com-
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, kembali menggagalkan peredaran Narkoba jenis shabu sebanyak 1.839,09 gram dan 350 butir ekstasi dari 12 orang tersangka selama bulan Juli 2020.

Bacaan Lainnya

“Barang bukti yang kita musnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus selama Juli 2020 dari tujuh laporan polisi. Satu di antaranya yang paling banyak ialah 10 paket shabu seberat 968,48 gram dari tersangka Warno (20) pada 25 Juli 2020 pukul 04.00 WIB di PALI,” ujar Direktur Resere Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri saat memberikan keterangan terkait hasil penangkapan tersangka Narkoba, Jumat (11/9/2020).

Barang bukti shabu dihadirkan dalam gelar perkara.

Transaksi Narkoba di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), modusnya menjanjikannya uang senilai Rp10 juta per sekali mengantar. Cara kerja tersangka, menerima telepon dari seorang pria di Prabumulih, untuk kemudian diantar ke PALI menggunakan travel.

Tersangka Warno

Tersangka yang merupakan warga Desa Agung, Kabupaten PALI, menyimpat paket tersebut di bawah kursi penumpang, namun sayang polisi mencium gerak gerik beliau saat tiba di PALI.

“Barang tersebut akan disebarkan ke tempat asalnya di PALI,” terang Kombes Pol Heri.

Menurutnya, pelaku dijerat Pasal 144 ayat 2 Junto Pasal 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 2 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Sementara itu, menurut keterangan pelaku ia tergiur dengan upah yang diberikan oleh salah satu bandar yang belum diketahuinya.

“Aku kurang tau siapo namonyo, walaupun belum dikasih uang panjar (DP), tapu aku tergiur dengan upah Rp10 juta,” katanya.

Usai dilakukan gelar perkara, barang haram tersebut selanjutnya dimusnakan menggunakan mesin blender dan dibuang ke dalam sepsi tank. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.