Sebelum Terguling & Ditabrak Bus Rosalia Sempat Miring, Begini Kesaksian Korban Selamat…

IGD RSUD Martapura.

Martapura, Sumselupdate.com – Kecelakaan maut antara bus Rosalia Indah dengan nomor polisi AD 1666 CF dengan truk tangki BE 9291 YZ di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung pada Senin (16/9) kemarin menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Setidaknya ada delapan orang korban tewas dan dibawa di RSUD Martapura dari 27 orang penumpang bus maut yang sebelumnya diduga sempat ugal-ugalan dan melaju dari arah Lampung menuju Muaraenim tersebut.

Bacaan Lainnya


Kondisi Bus Rosalia Indah yang kehilangan kendali terguling dan dihantam sebuah truk tangki di Jalan Lintas Tengah Sumatera Km. 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Senin (16/9/2019) sore.

Riduan, salah seorang penumpang bus yang selamat dan harus mendapat perawatan di RSUD Martapura mengaku, sebelum bus terguling dirinya tidur, namun ketika merasakan bahwa bus seakan oleng, ia terbangun, namun bus sudah melebar dan dalam posisi miring ke kanan akan terguling.

“Saya sebelumnya tidur, namun saya merasakan bus yang saya tumpangi ini miring ke kanan, karena bus mau belok ke kiri, tidak lama setelah itu bus terguling,” ujar Riduan, Selasa (17/9/2019).

Dirinya menceritakan, bus terguling dahulu baru tidak lama dari arah Martapura muncul truk tangki bermuatan minyak sawit CPO yang dikendarai oleh joko melaju kencang dan langsung menghantam bus bagian depan hingga ringsek.

Suara hantaman kedua kendaran ini mengundang warga sekitar untuk melihatnya, namun sebelum pertolongan dari warga yang belum datang Riduan sudah merangkak melalui kaca jendela bus disampingnya yang sudah pecah untuk keluar dan menyelamatkan diri. “Saya merangkak keluar lewat jendala, karena masyarakat belum banyak yang datang,” ucapnya.

Sebelumnya Riduan yang berangkat dari Boyolali Jawa Tengah ini hendak merantau ke Muaraenim bersama empat rekannya, naas akibat peristiwa itu lengan kirinya mengalami patah tulang dan mirisnya satu dari empat rekannya tewas ditempat akibat tabrakan maut itu.

“Saya sama empat teman saya mau ke Muaraenim, mau mencari kerja, tapi karena musibah ini satu teman saya tewas di dalam bus, saya cuma dapat kabar saja dari pihak RSUD,” jelasnya.

Selain itu kesaksian dari kernet bus Rosalia Indah yakni Eko Naryono juga mengakui, bahwa yang memicu terjadinya tabrakan maut ini ialah kondisi aspal yang bergelombang dan menikung yang membuat bus kehilangan keseimbangan sehingga melebar ke kanan jalan.

“Bus dalam keadaan baik saja mas, tidak ada kerusakan atau trouble didalam mesinnya, kecelakaan ini terjadi karena jalan di TKP tersebut tidak rata, jalan seperti bergelombang, disamping itu juga pas dengan tikungan tajam, jadi mobil sempat terangkat dibagian kiri sebelum roboh ke kanan,” jelas kernet Bus Rosalia Indah ini.

Setelah bus terguling tidak lama truk tangki yang melaju kencang dari arah martapura langsung menghantam keras dimuka bus tersebut hingga masuk ke badan bus yang membuat penumpang yang duduk di bagian depan tewas seketika.

Sementara itu Humas RSUD Martapura Muhammad Teguh Zaini mengatakan dari delapan korban kecelakaan maut yang meninggal tersebut semuanya sudah dijemput pihak keluarga masing-masing. (mat)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.