Salah Paham Soal Laporan Polisi, Ujungnya Malah Ditangkap Petugas

Kamis, 28 Januari 2021
Tersangka Megi saat diamankan petugas.

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Diduga akibat salah paham lantaran mendapatkan informasi bahwa dirinya dilaporkan ke pihak berwajib, membuat Megi Yanto (41) nekat mengancam dan hendak menganiaya korban Tarmizi (40). Kejadian itu sendiri terjadi di Jalan Umum Pal 10, Desa Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura, sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (12/6/2018).

Akibatnya, Megi warga Desa Marga Tani, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura ini terpaksa dibekuk anggota Polsek Jayaloka, di Desa Ngestikarya, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura, Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Kapolres Mura, AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Jayaloka, Iptu Sugito saat dikonfirmasi membenarkan, adanya perkara perbuatan pengancaman sekaligus perbuatan tidak menyenangkan.

“Iya, tersangka Megi ini mengancam Tarmizi. Kemudian saudara Tarmizi melapor ke Polsek, karena merasa terancam dan tidak terima perlakuan tersangka. Maka dari itulah kami meringkus tersangka,” kata Sugito, Kamis (28/1/2021).

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban melintas di Jalan Umum Pal 10, Desa Suka Cinta.

Kemudian, tersangka langsung memberhentikan korban, kemudian langsung marah-marah sambil memegang kerah baju korban, namun ditangkis oleh korban.

Kemudian, tersangka emosi lalu mengambil dua potong kayu pagar yang ada di pinggir jalan dan mengarahkan kepada korban, tetapi dihalangi oleh EK.

Selanjutnya, korban langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jayaloka.

“Tersangka salah paham terhadap korban, karena sangkaan tersangka melaporkan korban ke Polisi, maka terhadila pengancaman dan perbuatan tersebut,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, dari laporan korban seusai laporan polisi LP/B- 06 /VI/2018/Sumsel/Res.Mura/Sek.Jylk, tanggal 12 Juni 2018.

Anggota melakukan penyelidikan dan pengintaian keberadaan tersangka, setelah diketahui keberadaan tersangka di Desa Ngestikarya.

Lalu, anggota meluncur ke lokasi, setiba di lokasi anggota langsung meringkus tersangka dan digelandang ke Polsek Jayaloka tanpa melakukan perlawanan.

“Selain tersangka, kami menyita barang bukti sebilah kayu yang digunakan tersangka mengancam tersangka,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.