Cik Ujang Dorong Percepatan Pelabuhan Tanjung Carat, Sumsel Siapkan Gerbang Ekspor Baru

Writer: - Sabtu, 13 Juni 2026
Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang mengikuti rapat bersama PT Pelindo dan Kementerian Investasi/BKPM di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Sumsel mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat beserta jalan tol dan infrastruktur logistik pendukungnya. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai gerbang ekspor baru yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang saat menghadiri Rapat Pembahasan Konsorsium dan Penyiapan Badan Usaha Pelaksana (BUP) yang digelar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Pelindo Tower, Jakarta Utara, Jumat (12/6/2026).

Read More

Dalam rapat tersebut, Cik Ujang menegaskan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat harus berjalan beriringan dengan penyediaan infrastruktur pendukung, terutama akses jalan tol dan kawasan logistik kontainer.

“Hari ini kami datang ke Pelindo untuk mendorong percepatan pembangunan Tanjung Carat. Pembangunan jalan tol menuju Tanjung Carat juga harus dipercepat agar kemacetan dapat diminimalkan. Selain itu, kami berharap tersedia kawasan penunjang untuk kontainer sehingga distribusi barang menjadi lebih lancar,” ujarnya.

Menurut Cik Ujang, keberadaan Pelabuhan Tanjung Carat sangat penting bagi Sumsel yang memiliki potensi besar di sektor perkebunan, pertanian, dan pertambangan. Komoditas seperti kopi, karet, batu bara, kelapa sawit, serta hasil pertanian lainnya selama ini masih banyak bergantung pada pelabuhan di luar Sumatera Selatan untuk kegiatan ekspor.

Ia menilai kehadiran pelabuhan internasional di Sumsel akan memberikan nilai tambah bagi daerah sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global.

“Masyarakat Sumsel sangat mengharapkan Tanjung Carat segera terwujud. Karena itu, kami hadir lengkap dari Sumsel sebagai bentuk keseriusan dan dukungan agar proyek strategis ini dapat segera direalisasikan,” katanya.

Cik Ujang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terus mengawal percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat melalui berbagai koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait.

Sementara itu, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Ichsan Zulkarnaen, menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus didukung oleh ekosistem logistik yang memadai.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur konektivitas, calon pengguna jasa (off taker), serta fasilitas pendukung lainnya menjadi faktor penting dalam keberhasilan operasional pelabuhan di masa mendatang.

“Pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat memiliki banyak aspek yang harus dipersiapkan, terutama infrastruktur pendukung. Sebuah ekosistem pelabuhan tidak dapat berdiri sendiri, tetapi harus didukung konektivitas jalan, kesiapan off taker, dan kualitas infrastruktur penunjang lainnya,” ujarnya.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan realisasi Pelabuhan Tanjung Carat yang diproyeksikan menjadi simpul logistik strategis dan gerbang ekspor baru bagi Sumatera Selatan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts