Bupati Muba Sambut Kajati Sumsel, Aset 600 Hektar Senilai Rp127 Miliar Dikembalikan ke Daerah

Writer: - Sabtu, 13 Juni 2026
Peresmian Gedung BMN, Klinik, Perpustakaan Adhyaksa, dan Kantin Kejaksaan Negeri Muba oleh Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan Kejaksaan kepada masyarakat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sekayu, Sumselupdate.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan, Dr. Ketut Sumedana SH MH, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kajati mengapresiasi keberhasilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muba yang berhasil menyelamatkan aset daerah berupa lahan perkebunan seluas sekitar 600 hektar senilai Rp127 miliar.

Read More

Kunjungan Kajati Sumsel disambut langsung oleh Bupati Muba H M Toha Tohet SH, Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Kajari Muba Dr. Aka Kurniawan SH MH, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Muba di Kantor Kejaksaan Negeri Muba.

“Kita harus terus saling mendukung dan menjaga kepentingan masyarakat bersama. Keberhasilan penyelamatan aset ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam menjaga dan mengembalikan aset negara untuk kepentingan pembangunan daerah,” ujar Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana.

Menurutnya, kunjungan kerja tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kejaksaan dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta penegakan hukum di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Bupati Muba H M Toha Tohet menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muba untuk terus mendukung peningkatan sarana dan prasarana institusi penegak hukum sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemkab Muba berkomitmen mendukung penataan fasilitas publik pada instansi vertikal, termasuk Kejaksaan Negeri Muba. Ini merupakan wujud sinergi dalam meningkatkan pelayanan hukum bagi masyarakat,” kata Toha.

Ia menambahkan, hubungan antara Pemkab Muba dan Kejari Muba selama ini telah terjalin baik melalui berbagai program kerja sama, mulai dari pendampingan hukum pemerintah daerah, program Jaksa Pengacara Negara, hingga penyelesaian berbagai persoalan hukum di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Toha juga menyampaikan apresiasi atas peresmian sejumlah fasilitas baru di lingkungan Kejari Muba, yakni Gedung Barang Milik Negara (BMN), Klinik, Perpustakaan Adhyaksa, dan Kantin Kejaksaan Negeri Muba.

Sementara itu, Kajari Muba Dr. Aka Kurniawan mengatakan wilayah Musi Banyuasin memiliki tantangan hukum yang cukup kompleks, mulai dari tindak pidana narkotika, pencurian, konflik pertanahan hingga aktivitas illegal drilling.

Karena itu, menurutnya, sinergi antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan Forkopimda menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas hukum dan keamanan daerah.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Kabupaten Muba dalam menunjang pelayanan institusi Kejaksaan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa mulai tahun 2027 Kejari Muba tidak lagi menerima hibah dari pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi dan kondisi keuangan daerah.

Kunjungan kerja Kajati Sumsel tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan, pelayanan publik yang lebih baik, serta perlindungan aset negara dan daerah.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts