Ringkus Bandar Shabu, 1.500 Pemuda Berhasil Diselamatkan

Barang bukti yang berhasil diamankan Petugas BNN Kota Lubuklinggau.

Laporan: Adnan Abidin

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Petualangan J A Nugraha (25), bandar Narkoba jenis shabu-shabu dan esktasi, warga Jalan Wira Karya, RT 02, Kelurahan Karya Bakti, berakhir di tangan Petugas BNN Kota Lubuklinggau, yang melakukan penyamaran.

Bacaan Lainnya

Pelaku ditangkap di Jalan Patimura RT.07, Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2, sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (17/01/2022). Dari tangan tersangka, BNN Kota Lubuklinggau mengamankan, barang bukti Narkoba shabu-shabu seberat 330,69 gram, 10 butir ekstasi dan uang tunai Rp1 juta. BNN Kota Lubuklinggau berhasil menyelamatkan 1.500 orang dari barang haram itu.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riady disampingi Kasubag Umum, Apandi mengungkapkan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat. Petugas BNN kemudian melakukan penyamaran, bertransaksi dengan tersangka di Jalan Patimura.

“Pertama kita mendapati barang bukti shabu-shabu sekitar 30 gram, setelah pengembangan di rumah tersangka didapati shabu-shabu 300 gram dan barang bukti lainnya,” ujar Himawan saat menggelar pers rilis, Kamis (20/01/2022).

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika karena tertangkaptangan penyalah guna narkotika untuk menawarkan, dijual, menjual, membeli, menerima dan memiliki, menguasai, menyimpan, Narkotika diduga golongan 1 jenis sabu dan ekstasi.

Sementara itu, tersangka J A Nugraha mengaku hanya sekadar suruhan saja.

“Disuruh orang lain, kalau ada yang pesan baru diantar. Saya sudah dapat upah Rp500.000,” pungkasnya.

Tersangka dan barang bukti diamankan di BNN Kota Lubuklinggau untuk proses selanjutnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.