Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan masih terus mengupayakan untuk mensosialisasikan terkait pembangunan pasar modern Cinde Palembang Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Irene Camelyn Sinaga, (4/10/2016) mengungkapkan terkait rencana pembangunan Pasar Cinde, hingga saat ini masih dalam tahap proses sosialisasi kepada pedagang dan kajian-kajian.
“Tiga minggu selesai, pemerintah kota akan mendata terus melapor dan kami mengkaji, mengenai SK sudah selesai ditanda tangani pak Gubernur,” ujarnya.
Menurutnya, Tim PU membuat site plan, kemudian dari hasil kajian tersebut akan menentukan hasil desain bangunan yang nanti akan segera dibangun.
“Nanti akan dilihat zona mana saja yang dipertahankan dan mana yang akan dikembangkan,” jelas Irene.
Ditambahkan Irene, Gubernur Sumsel menargetkan 8 November mendatang proses sosialisasi, site plan dan kajian sudah selesai dan dilaksanakan tahapan berikutnya.
“SK sudah turun, Tim Cagar Budaya Provinsi dan kota sudah ada serta Tim Kajian Cinde juga ada,” tutupnya.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin telah mengatakan bangunan pasar cinde bukanlah cagar budaya. Mengingat, bangunan Pasar Cinde sudah pernah dipugar sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1981 dan 1971 sehingga tidak tepat lagi jika disebut cagar budaya.
Ditegaskannya, proses pembangunan akan tetap berjalan, jikapun masih ada kelompok masyarakat yang mengatakan kawasan Pasar Cinde sebagai sebagai cagar budaya maka akan dibuat kawasan zonasi.
“Mana yang benar-benar heritage akan kita pertahankan, seperti tiang cendawan di Pasar Cinde kalau masih bisa dipertahankan kita pertahankan tetapi kalau sudah tidak ada lagi, ya masih tetap ada tampilannya,” kata Alex Noerdin. (adi)











