Berjasa di Bidang Autofagi, Yoshinori Ohsumi Raih Nobel Kedokteran 2016

Selasa, 4 Oktober 2016
Yoshinori Ohsumi (foto: reuters)

Tokyo, Sumselupdate.com – Ahli biologi dari Jepang, Yoshinori Ohsumi, ditetapkan oleh Komite Nobel sebagai penerima hadiah Nobel Kedokteran 2016.

Ohsumi dianggap berjasa atas penemuannya tentang degradasi dan daur ulang sel dalam proses yang disebut sebagai autofagi. Penemuan ini dianggap penting karena membantu menjelaskan banyak hal yang menyebabkan sejumlah penyakit, mulai dari kanker hingga Parkinson.

Read More

Pemahaman akan proses tersebut mencakup mutasi sel dan infeksi yang dapat menyebabkan penyakit Parkinson, diabetes dan juga penyakit saraf. Kesalahan pada gen-gen menyebabkan timbulnya penyakit-penyakit tersebut.

Konsep autofagi memang sudah diketahui selama 50 tahun terakhir. Akan tetapi, Dr Ohsumi membuat terobosan pemahaman dalam penelitiannya pada ragi yang biasa digunakan oleh pembuat roti pada tahun 1980-an dan 1990-an.

Ohsumi sendiri terkejut dan merasa terhormat begitu mengetahui dirinya mendapat Hadiah Nobel Kedokteran.

Dalam wawancara dengan televisi Jepang NHK, seperti dikutip dari BBC (3/10), Dr Ohsumi mengatakan bahwa tubuh manusia selalu mengulang proses membusuk otomatis, atau kanibalisme, dan ada keseimbangan sempurna antara formasi dan pembusukan. “Itulah hidup,” ujarnya.

Yoshinori Ohsumi merupakan ilmuwan yang telah bekerja di Institut Teknologi Tokyo sejak 2009.

Dikethui, lebih dari 270 ilmuwan telah dicalonkan untuk mendapatkan hadiah nobel ini. Hadiah sekitar Rp12 miliar telah menanti bagi pemenang kontes keilmuan paling bergengsi di dunia ini. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts