Ratusan Rumah di Sukarame Palembang Berbulan-bulan Terendam Banjir, Ternyata Ini Pemicunya

Seorang warga membersihkan rumahnya yang sudah tiga bulan terakhir terendam banjir, Rabu (15/12/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Ratusan rumah di Griya Buana Indah 2 dan Perumahan Griya Mutiara 2, Kecamatan Sukarame Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) sudah berbulan-bulan dilanda banjir.

Setelah ditelusuri, banjir disebabkan karena air dari waduk/ kolam retensi di perumahan itu tidak mengalir ke Sungai Sedapat.

Read More

Aliran di Sungai Sedapat tertimbun sampah dari TPA Sukawinatan yang sudah menggunung.

Bahkan berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa rumah di Griya Buana Indah 2 masih terendam sisa banjir hingga saat ini.

Seperti rumah Wak Anet di Griya Buana Indah 2. Di depan rumah air masih setinggi betis orang dewasa. Sedangkan di dalam rumah sudah satu mata kaki.

“Kami tinggal di sini sudah sangat lama, biasanya banjir sekali lewat, tapi ini sudah tiga bulan tidak surut,” katanya, Rabu (15/12/2021).

Selain merusak perabotan rumah seperti pintu, lemari, dan kursi tempat tidur terendam banjir cukup lama, dampaknya juga menimbulkan penyakit.

“Khawatir DBD, kalau gatal-gatal kaki itu sudah pasti, kami juga harus mengungsi dan ngontrak,” katanya.

Sama halnya dengan Lia, lantai rumah rusak dan penuh tanah. Ia mengaku mengalami kerugian yang besar karena setelah ini harus merenovasi lantai rumah.

“Suami saya baru dapat pekerjaan, rumah kondisi seperti ini kami harus ngontrak, sebulan Rp600ribu,” keluhnya.

Akibat musibah banjir, mulai hari ini telah didirikan dapur umum dan posko kesehatan.

Namun sayangnya belum ada kiriman sembako dari pemerintah. Di posko saat ini hanya ada 10 kilogram beras dan dua kilogram telur.

“Bantuan sembako belum datang, selama berbulan-bulan ini kami sokongan sesama warga di sini,” kata Andi, salah seorang warga.

Wakil Walikota Palembang Fitriani Agustinda mengatakan, dari dua komplek itu ada 250 rumah yang terdampak.

Pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membuat kolam retensi atau dam untuk penampungan air dari waduk perumahan itu.

“Kita sudah koordinasi membuat saluran dari guguran sampah, Alhamdulillah hari ini sudah surut di sini. Akan kami kirimkan sembako untuk warga nantinya,” katanya. (iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.