Status Siaga Banjir Ditetapkan, Ratu Dewa Kerahkan Satgas 24 Jam dan Percepat Penanganan Titik Rawan

Writer: - Jumat, 24 April 2026
Walikota Palembang Ratu Dewa meninjau langsung kondisi banjir di salah satu titik rawan di Kota Palembang beberapa waktu lalu, memastikan penanganan berjalan cepat dan meminta seluruh jajaran siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang resmi menetapkan status siaga banjir menyusul potensi hujan berintensitas tinggi yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Walilota Palembang, Ratu Dewa, menginstruksikan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat respons penanganan di lapangan.

Read More

“Seluruh perangkat daerah wajib memantau langsung kondisi di lapangan saat curah hujan tinggi dan melaporkan situasi terkini secara berkala, lengkap dengan dokumentasi,” ujar Ratu Dewa, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan, Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan banjir yang telah dibentuk bersama kepolisian diminta segera bergerak hingga ke tingkat kelurahan dan kecamatan guna memastikan penanganan berjalan cepat dan terkoordinasi.

Selain itu, seluruh kepala OPD diwajibkan siaga penuh selama 24 jam dengan memastikan alat komunikasi tetap aktif untuk mempercepat koordinasi saat kondisi darurat.

Baca juga : 11 Titik Banjir Palembang Diungkap! Ini Penyebab Utama dan Langkah Cepat Pemkot Atasi Genangan

Pemkot Palembang juga memprioritaskan penanganan pada sejumlah titik jalan utama yang kerap tergenang dan menyebabkan kemacetan panjang. Optimalisasi pompa air serta pengaturan personel lalu lintas menjadi langkah utama untuk meminimalisasi dampak genangan.

“Sistem pengaturan personel harus lebih merata agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat banjir,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah juga telah melakukan pemetaan wilayah rawan banjir dan menyiapkan logistik darurat, seperti bahan kebutuhan pokok dan obat-obatan. Posko siaga banjir akan didirikan di sejumlah titik strategis guna mempercepat koordinasi, termasuk dengan TNI dan Polri dalam proses evakuasi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak membuang sampah sembarangan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi mengurangi risiko banjir.

Baca juga : Gubernur Herman Deru Soroti Penyebab Banjir Palembang: Hujan Ekstrem dan Drainase Tak Mampu Tampung Air

Ratu Dewa menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi bencana banjir di Kota Palembang.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts