Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 135 atlet catur dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel duel head to head pada single event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur 2017 di Gedung Sekolah Khusus Olahraga Catur Negeri (SKOCN) Palembang, Jumat (28/4/2017).
Dari ratusan pecatur tersebut juga diikuti oleh pecatur Yuni, atlet National Paralimpyc Committee (NPC) Sumsel yang pernah meraih medali emas ASEAN Paragames di Singapura 2015 lalu.
Selain memperebutkan enam piala dari enam kategori nomor, single event ini menjadi persaingan yang cukup ketat, lantaran sebagai seleksi daerah untuk mewakili Sumsel pada Kejurnas Percasi Juli 2017 mendatang di Bogor.
“Jadi ada 135 dan kita ambil terbaik dari enam kategori termasuk senior-junior dan putra-putri,” ujar Sekretaris Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumsel, Mursili Tjik Aman, SSos, Jumat (28/4).
Namun sayang, ada 5 kabupaten yang tak mengirim delegasinya dengan alasan keterbatasan anggaran. Mulai dari Pagaralam, Muratara, OKI, OI dan OKU. Padahal, bagi daerah Kejurda Provinsi ini sangat baik untuk pemetaan kekuatan lawan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Ini juga sekaligus ajang pemanasan Porprov, karena mengingat waktu juga tak terlalu lama tinggal November nanti,” tegas Mursili.
Sementara itu Nur Eko, ketua kontingen dari Kabupaten PALI yang menurunkan delapan pecatur senior dan juniornya mengatakan, tak mau kalah dalam menargetkan medali.
“Kalau senior kita akui agak berat ada lawan dari Muba dan Palembang yang bagus, tapi kita ada andalan yang junior. Nah junior ini kita harapkan dapat emas,” harap Wakil Ketua Umum Percasi PALI ini. (tra)











