Pria di OKI Ditembak 3 Kali saat Bahas Sengketa Lahan, Pelaku Diburu Polisi

Writer: - Senin, 29 Juni 2026
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai insiden penembakan yang menewaskan korban luka di Kawasan Tanaman Kehidupan Jalur 24, Air Sugihan, OKI. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang pria berinisial E (46), warga Desa Mukti Jaya, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengalami luka tembak di bagian punggung setelah diduga menjadi korban penembakan di Kawasan Tanaman Kehidupan (TNK) Jalur 24, Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan, Sabtu (27/6/2026).

Korban mengalami tiga luka tembak di bagian punggung. Setelah mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Jalur 27, korban dirujuk ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk menjalani perawatan intensif.

Read More

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu bermula ketika korban bertemu dengan seorang pria berinisial J di kawasan TNK Jalur 24. Keduanya diduga hendak membahas persoalan lahan tanaman kehidupan.

Namun, pertemuan tersebut diduga berujung perselisihan yang kemudian berakhir dengan aksi penembakan.

Seorang saksi mengaku mendengar sekitar empat kali letusan senjata api dari lokasi kejadian. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri, namun tiga peluru diduga mengenai bagian punggungnya.

Penyidik masih mendalami keterangan para saksi untuk memastikan kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.

Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan alat bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, polisi juga telah mengidentifikasi terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.

“Penanganan perkara ini menjadi prioritas kami. Seluruh fakta akan didalami melalui proses penyidikan yang profesional dan sesuai ketentuan hukum. Kami juga mengimbau kepada terduga pelaku agar segera menyerahkan diri sehingga proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Eko.

Menurutnya, selain melakukan olah TKP, personel kepolisian juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan terkait penanganan korban serta menghimpun informasi dari masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai motif maupun kronologi peristiwa tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada penyidik.

Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara utuh penyebab penembakan serta mempertanggungjawabkan pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts