Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di IT I Palembang Disorot, Ratu Dewa Turunkan Inspektorat

Writer: - Kamis, 13 Agustus 2026
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta Inspektorat menindaklanjuti sorotan terkait proposal kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Ilir Timur I yang mencantumkan kebutuhan anggaran hingga Rp76,2 juta. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Beredarnya proposal kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 di Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang menuai sorotan masyarakat.

Pasalnya, dalam proposal tersebut tercantum kebutuhan anggaran yang mencapai Rp76,2 juta. Besarnya anggaran itu menjadi perhatian karena kegiatan peringatan HUT RI di lingkungan masyarakat dinilai semestinya tidak sampai membebani warga.

Read More

Berdasarkan proposal yang beredar, sejumlah kebutuhan kegiatan di antaranya anggaran makan panitia dan peserta sebanyak 300 orang selama satu hari. Biaya yang dicantumkan sebesar Rp25 ribu per orang atau total Rp7,5 juta.

Kemudian terdapat anggaran snack untuk 300 orang dengan biaya Rp15 ribu per orang atau sebesar Rp4,5 juta.

Panitia juga menganggarkan pengadaan baju sebanyak 150 buah dengan harga Rp80 ribu per buah. Total anggaran untuk kebutuhan tersebut mencapai Rp12 juta.

Selain itu, terdapat anggaran bahan dan alat masak sebanyak 12 paket dengan nilai Rp500 ribu per paket atau total Rp6 juta.

Proposal tersebut juga memuat berbagai kebutuhan perlengkapan lomba, mulai dari tali tambang, karung, helm, spons, kerupuk, balon, perlengkapan make up, pipet, karet gelang, tali rafia, bendera hingga umbul-umbul.

Namun, terdapat perbedaan angka dalam proposal tersebut.

Pada bagian rincian kebutuhan, total anggaran kegiatan disebut sebesar Rp38,3 juta. Sementara pada bagian akhir proposal tercantum dana yang dibutuhkan sebesar Rp76,2 juta.

Proposal tersebut ditandatangani Camat Ilir Timur I Palembang Purba Sanjaya dan Ketua Panitia Rosmala Dewi pada Agustus 2026.

Dalam bagian penutup, panitia menyampaikan harapan agar masyarakat dapat berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan peringatan HUT RI tersebut.

Beredarnya proposal itu kemudian menjadi bahan pengaduan warga kepada Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Pengaduan disampaikan melalui akun media sosial Ryankiemas.

Dalam pengaduannya, warga menduga adanya pungutan yang dilakukan setiap tahun di wilayah 15 Ilir.

Warga juga menyebut proposal kegiatan tersebut awalnya berasal dari tingkat RT, kemudian diarahkan ke kelurahan hingga disebut mendapat arahan dari pihak Kecamatan IT I.

“Untuk lomba 17 Agustus dio yang lomba kami yang sokongan dak kebo ini tahun nian,” tulis warga dalam pengaduannya.

Menanggapi informasi tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan telah meminta Inspektorat Kota Palembang untuk menindaklanjutinya.

Ratu Dewa menegaskan, sejak awal dirinya telah mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Palembang agar kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI tidak membebani masyarakat.

“Dari awal sudah kami ingatkan seluruh aparat Pemkot Palembang. Apapun bentuknya dalam rangka peringatan HUT RI, jangan sampai membebani masyarakat. Apalagi sampai minta dengan warga. Berkaitan dengan hal tersebut kami sudah minta Inspektur untuk menindaklanjutinya,” kata Ratu Dewa.

Menurut Ratu Dewa, peringatan HUT Kemerdekaan RI seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat. Bukan justru menimbulkan keresahan akibat adanya permintaan dana yang dinilai membebani warga.

Pemerintah Kota Palembang pun meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan untuk memastikan kegiatan dan penggunaan anggaran tidak merugikan maupun membebani masyarakat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts