Bogota, Sumselupdate.com — Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) meningkat menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 orang lainnya dilaporkan terluka, sementara 496 orang masih dinyatakan hilang.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella menyampaikan perkembangan terbaru tersebut pada Rabu (12/8/2026).
Selain menelan ratusan korban jiwa, bencana tersebut berdampak terhadap lebih dari 53.000 orang. Pemerintah Kolombia pun terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan terhadap warga yang masih hilang.
Presiden Abelardo mengatakan pemerintah akan menetapkan status darurat ekonomi untuk mempercepat penyaluran bantuan serta penanganan dampak bencana bagi masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, prioritas pemerintah saat ini masih difokuskan pada pencarian korban yang belum ditemukan.
Status darurat ekonomi tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilisasi sumber daya dan bantuan bagi wilayah yang terdampak gempa.
Pemerintah Kolombia hingga kini masih mengerahkan upaya penyelamatan di tengah besarnya jumlah korban dan luasnya dampak bencana.
265 Orang Tewas, 496 Masih Hilang
Berdasarkan data terbaru yang disampaikan pemerintah, gempa tersebut telah menyebabkan sedikitnya 265 orang meninggal dunia dan 3.494 orang mengalami luka-luka.
Sementara itu, sebanyak 496 orang masih dalam pencarian. Jumlah masyarakat yang terdampak bencana mencapai lebih dari 53.000 orang.
Pemerintah Kolombia memastikan proses pencarian dan penyelamatan menjadi prioritas utama sembari mempersiapkan langkah pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Bogota.
(**)











