Kelahiran Bayi di Malaysia Anjlok 6,1 Persen, Populasi Justru Tembus 34,4 Juta

Writer: - Jumat, 14 Agustus 2026
Orang-orang berpartisipasi dalam ajang Malaysia-China 2026 Run di Kota Kinabalu, ibu kota negara bagian Sabah, Malaysia, pada 26 Juli 2026. (Xinhua/Chong Voon Chung)

Kuala Lumpur, Sumselupdate.com — Malaysia mencatat 90.726 kelahiran hidup pada kuartal II (Q2) 2026. Angka tersebut turun 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data resmi Departemen Statistik Malaysia yang dirilis Kamis (13/8/2026) menunjukkan, dari total kelahiran tersebut, sebanyak 46.953 merupakan bayi laki-laki, sedangkan 43.773 lainnya bayi perempuan.

Read More

Berdasarkan komposisi etnis, masyarakat Melayu menyumbang porsi terbesar kelahiran hidup pada Q2 2026, yakni 67,3 persen. Angka tersebut sedikit meningkat dibandingkan 67,1 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, proporsi kelahiran dari etnis Tionghoa dan India mengalami penurunan. Kelahiran dari etnis Tionghoa tercatat 7,5 persen, turun dari 8,7 persen pada tahun sebelumnya.

Adapun proporsi kelahiran dari etnis India turun menjadi 3,8 persen dari sebelumnya 4,3 persen.

Di sisi lain, Malaysia mencatat 49.827 kematian sepanjang Q2 2026. Jumlah tersebut meningkat 0,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski angka kelahiran mengalami penurunan, jumlah penduduk Malaysia justru tetap tumbuh. Departemen Statistik Malaysia memperkirakan total populasi negara tersebut mencapai 34,4 juta jiwa pada Q2 2026.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 0,5 persen dibandingkan populasi pada Q2 2025 yang mencapai 34,2 juta jiwa.

Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi Malaysia masih berlangsung di tengah tren penurunan jumlah kelahiran hidup pada kuartal kedua 2026.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts