Petugas Polres PALI Grebek Lapak Judi Dindong di Tengah Kebun

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi, SIk didampingi Kasat Reskrim Polres PALI AKP Alfredo Hidayat dan Kanit Pidum Ipda M Fahri Persada P STRK saat menggelar press release di depan Mapolres PALI, Senin (22/2/2021).

PALI, Sumselupdate.com Usmani, warga Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini tidak lagi bisa menjalankan bisnisnya dengan menggelar judi dingdong.

Hal ini dikarenakan Usmani digrebek dan diamankan petugas Polres PALI.

Bacaan Lainnya

Dari pengakuan Usmani, bahwa dirinya baru menjalankan bisnis perjudian tersebut lebih kurang satu bulan.

“Baru jalan satu bulan pak. Lokasinya di tengah kebun milik saya. Kebanyakan warga Karang Agung yang main. Omsetnya per hari lebih kurang Rp50 ribu. Mesin Dingdong didapat dari teman saya di Prabumulih,” ungkap Usmani, Senin (22/2/2021).

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi, SIk menerangkan penangkapan kasus judi dingdong baru pertama di Polres PALI.

Selain mengamankan tersangka Usmani, diamankan juga barang bukti berupa empat buah mesin dingdong, koin serta sejumlah uang, baik uang kertas maupun uang logam.

“Saat ini masih kami selidiki, dapat dari mana barang perjudian tersebut. Ancaman pidana bagi tersangka kasus perjudian ini adalah 9 tahun penjara. Pelaku membuka lapak perjudiannya di dalam dusun dan,” kata Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres PALI AKP Alfredo Hidayat dan Kanit Pidum Ipda M Fahri Persada P STRK saat menggelar press release di depan Mapolres PALI, Senin (22/2/21).

Selain kasus perjudian, petugas Polres PALI juga berhasil menangkap pelaku penggelapan jabatan di jasa pengiriman paket J&T wilayah Talang Ubi, tersangka yang diamankan Alan alamat Desa Teluk Lubuk Kabupaten Muaraenim.

“Kami ungkap juga tersangka Ike, warga Sinar Dewa, Kecamatan Talang Ubi terkait kasus curat. Kami sita handphone yang dicuri tersangka ini,” tambahnya.

Kapolres mengatakan, pihaknya juga melakukan penangkapan kasus persetubuhan di luar nikah dengan korban di bawah umur.

“Pelakunya berinisial IP,  korbannya berusia 16 tahun kejadian di Talang Pipa Kecamatan Talang Ubi. Tersangka kita tangkap pada tanggal 6 Januari 2021 dan terancam 15 tahun penjara,” tandasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.