Pemprov Sumsel Keluarkan Tatib Usulan Wawako Palembang

Gedung DPRD Palembang

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi telah mengeluarkan klarifikasi soal tata tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait pengajuan usulan calon Wakil Walikota Palembang.

Kepala Biro Hukum dan HAM Provinsi Sumsel, Ardani, Rabu (30/3), mengatakan, Pemprov Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel telah mengklarifikasi soal Tatib DPRD terkait pengajuan usulan Calon Wawako Palembang.

Bacaan Lainnya

“Dalam surat klarifikasi tersebut dinyatakan bahwa Partai Politik atau gabungan (parpol) pengusung harus mengajukan nama calon Wawako Palembang melalui Walikota dan baru diteruskan ke DPRD Kota Palembang,” katanya.

Klarifikasi yang dikeluarkan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin sesuai dengan surat Mendagri melalui Dirjen Otda Kemendagri tanggal 9 November 2015 yang lalu.

“Klarifikasi Gubernur Sumsel ini tertanggal 29 Maret 2016. Dan Surat klarifikasi ini sudah disampaikan ke pihak DPRD Kota Palembang dan juga Walikota palembang,” ujar Ardani.

Menurutnya dasar surat Mendagri memberikan arahan bahwa pengajuan usulan nama calon Wawako berdasarkan peraturan pemerintah RI nomor 49 tahun 2008 pasal 131 ayat 2a.

“Dalam surat tersebut dusebutkan, untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Kepala Daerah yang berasal dari Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol karena menggantikan kepala daerah yang meninggal dunia, berhenti, diberhentikan atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya selama 6 bulan secara terus menerus dalam masa jabatannya dan masa jabatannya masih tersisa 18 bulan atau lebih, Kepala Daerah mengajukan dua orang calon wakil kepala daerah berdasarkan usul Parpol atau gabungan Parpol yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk dipilih dalam Rapat Paripurna DPRD,” jelasnya. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.