Pemkab Muba Akan Kaji Perizinan Perusahaan Perkebunan

Suasana rapat Pemkab Muba dengan manajemen PT SN dan PT HMH di ruang rapat Asisten I Pemkab Muba, Rabu (30/3).

Sekayu, Sumselupdate.com -Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan kajian khusus dalam perjanjangan sejumlah perizinan perkebunan yang akan habis pada tahun depan.

Hal tersebut dikatakan Asisten I Pemkab Muba, H Rusli SP saat memimpin rapat permohonan izin baru PT Sriwijaya Nusantara (SN) yang terletak di Kecamatan Plakat Tinggi dan perpanjangan izin PT Hamparan Mutiara Hijau (HMH) di Kecamatan Bayung Lencir, di ruang Rapat, Rabu (30/3).

Bacaan Lainnya

“Perpanjangan izin ini tidak ada masalah dan jangan sampai kita melanggar Undang-undang, diharapkan kepada pihak perusahaan terus berkoodinasi dengan camat maupun perangkat desa untuk mengikuti aturan-aturan yang berlaku agar bisa membantu masyarakat, yaitu dengan mengangkat tenaga kerja lokal lebih banyak dari pada tenaga kerja datangan,” jelas Rusli.

Sementara itu, untuk perusahaan PT SN, Rusli menjelaskan, mendukung untuk perizinan lokasi baru perpanjangan untuk PT SNS daerah Kecamatan Plakat Tinggi dan yang terpenting tidak menentang peraturan perundang-undangan serta pihak perusahaan dapat memenuhi semua kewajiban yang telah di atur oleh Undang-undang.

“Mohon disampaikan kepada Pak Joko atau manajemen bahwa besok kita cek ke lapangan dan tim ini yang mengikuti rapat akan ikut turun langsung ke lapangan,” jelas Rusli kepada PT SN .

Sementara itu, Camat Plakat Tinggi Marko Susanto menambahkan, PT SN setidaknya harus menunjukkan bukti keseriusan dari perusahaan dalam hal komunikasi kepada pemerintah kecamatan.

“Saya kira solusi dari pihak kecamatan untuk PT SN yaitu memperbanyak tenaga kerja lokal dari masyarakat Plakat Tinggi, dan juga kami akan menurunkan perangkat desa untuk meninjau perbatasan perusahaan dengan lahan warga,” tambahnya. (est)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.