Beirut, Sumselupdate.com – Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan kelompoknya tidak akan menyerahkan senjata dan akan terus melawan Israel meskipun konflik berkepanjangan telah menimbulkan kehancuran serta korban jiwa.
Dilansir Xinhua, Minggu (25/5/2026), Qassem mengatakan upaya untuk melucuti senjata Hizbullah akan berujung pada “pemusnahan” kelompok tersebut dan membuka jalan bagi pendudukan Lebanon secara bertahap oleh Israel.
“Keberadaan kami diancam dan kami akan membela diri menuju salah satu dari dua hasil: kemenangan atau syahid,” kata Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi lokal Al-Manar.
Menurutnya, Israel berupaya menghapus perlawanan Hizbullah dan menguasai seluruh wilayah Lebanon sebagai bagian dari proyek “Israel Raya” atau Greater Israel.
Qassem menegaskan Hizbullah tidak akan mundur meski perang telah menyebabkan kerusakan besar dan jatuhnya banyak korban.
Selain itu, ia juga meminta pemerintah Lebanon menempuh jalur perundingan tidak langsung dengan Israel, bukan perundingan langsung. Ia memperingatkan pemerintah Lebanon agar tidak mengambil kebijakan yang dianggap merugikan kelompok perlawanan maupun memberikan konsesi kepada Amerika Serikat dan Israel.
(**)











