Kinshasa, Sumselupdate.com – Wabah Ebola yang masih melanda Republik Demokratik (RD) Kongo telah menewaskan 600 orang, dengan total 1.759 kasus terkonfirmasi, menurut pembaruan terbaru dari otoritas kesehatan setempat yang dirilis pada Rabu (8/7) malam waktu setempat.
Dalam laporan tersebut disebutkan sebanyak 750 pasien saat ini menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit. Tingkat keterisian tempat tidur di fasilitas kesehatan yang menangani pasien Ebola juga telah mencapai 94 persen.
Wabah yang disebabkan oleh virus Ebola galur Bundibugyo itu diumumkan pada 15 Mei 2026 dan merupakan wabah Ebola ke-17 yang terjadi di RD Kongo.
Hingga kini, penyebaran penyakit telah menjangkau 37 zona kesehatan yang tersebar di tiga provinsi, yakni Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.
Otoritas kesehatan setempat mengakui upaya penanganan wabah masih menghadapi berbagai tantangan. Kendala tersebut meliputi penolakan sebagian masyarakat terhadap pengambilan sampel postmortem, keterbatasan kapasitas fasilitas perawatan, lemahnya pelacakan kontak, minimnya pasokan logistik, hingga situasi keamanan yang tidak kondusif.
Selain itu, akses menuju sejumlah wilayah terdampak juga masih terbatas akibat aktivitas kelompok bersenjata yang beroperasi di kawasan tersebut, sehingga menghambat upaya penanganan dan pengendalian penyebaran Ebola.
(**)











