Pegawai di Kemenag OKU Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba

Rabu, 1 Maret 2017
Suasana sosialisasi bahaya narkoba di Lingkungan Kemenag OKU.

Baturaja, Sumselupdate.com – Puluhan pegawai di lingkungan kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengikuti sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pada Rabu (1/3/2017) di kantor tersebut.

Ka Kandepag OKU Ishak Putih melalui Kasi layanan Haji dan Umroh, H Makhmud saat dibincangi sesuai acara menyebutkan, jika kegiatan tersebut sengaja dilakukan pihaknya bekerjasama dengan polres OKU.

Read More

Guna memberikan pencerahan setiap pegawai dan kepala madrasah dibawah naungan kemenag OKU. “Kegiatan ini sifatnya memberikan informasi sekaligus referensi bagi para pegawai kita,” terang Makhmud.

Apakah ada program khusus terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan Kemenag OKU? Makhmud tak menjawab pasti, namun kata dia, secara rutin pihaknya telah rutin memberikan arahan Baim kepada setiap pegawai dan kepala sekolah.

“Belum, namun secara rutin sudah, setiap saat memberikan penyuluhan bahkan tidak hanya narkoba, seks bebas dan isu lainpun kami lakukan,” terangnya.Sementara itu Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, MPP, melalui Kasat Binmas AKP Widhi, SH, SIK, menyebutkan jika pihaknya saat ini gencar mengisi sosialisasi bahaya narkoba di setiap kesempatan baik melalui Babinkamtibmas di masing-masing kelurahan dan desa, “Ini juga bagian kerjasama kita untuk memberikan pemahaman, pencegahan bahaya narkoba,” terang Widhi.

Dikatakannya, jika pisikologis sudah terganggu yakni dari keimanan individu setiap manusia, jika iman seseorang sudah kendor, maka dengan mudah para pengedar narkoba membujuk untuk seseorang mencoba narkoba.

“Memang efek samping narkoba jika seseorang dalam kondisi pisikologisnya terganggu, misalkan sedang ada masalah dan tingkat frustasi yang tinggi jika mengkonsumsi narkoba dampaknya akan hilang semua masalah yang ada kemudian juga kenikmatan sesaat akan timbul saat itu dan kebiasaan itu terus-menerus dilakukan maka dipastikan orang tersebut akan menjadipencandu narkoba,” terangnya.

Widhi juga mengatakan pemberian pemahaman bahaya narkoba dimulai dari orang tua yang memberikan pemahaman jika mengkonsumsi narkoba itu tidak ada dampak positifnya. (Wid) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts