Pebalap Sepeda Sumsel Finish di Enam Besar

Palembang, Sumselupdate.com – Dua pembalap sepeda andalan Sumsel yang menjalani laga panas para pembalap sepeda nasional pada pesta olahraga terbesar nasional PON XIX/2016 di Sirkuit Track Cikole Bandung Jawa Barat harus puas diurutan enam besar.

Keduanya adalah Agung Fambudi dan Mahfud yang harus legowo medali emas direbut oleh pembalap Popo wakil Jatim, Mukib delegasi Jateng dan Ahmad pembalap tuan rumah.

Bacaan Lainnya

“Ini PON pertama untuk sepeda, meskipun belum dapat medali, bukan berarti kekecewaan karena kita sudah diurutan enam besar dari Agung. Kita harus hargai perjuangannya,” ujar Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sumsel, Leonardi Sohe.

Pemilik ketiga medali, sambung pria yang akrab dipanggil Dodi ini, memang sudah diakui sebelumnya menjadi ancaman Sumsel karena rekam jejaknya yang berada di atas pembalap Agung Fambudi dan Mahfud, baik itu di Kejurnas atau pun Pra-PON sebelumnya.

“Maaf, tadi saya jatuh. Saya belum bisa kasih medali,” ujar Agung Fambudi singkat dengan raut wajah yang sedih.

Sementara itu, Manajer Balap Sepeda Permana mengatakan bahwa pembalap andalan Sumsel sempat unggul ketika di sidding run dengan catatan waktu 6,27 detik di downhill man elite. Tapi di final kalah cepat terhadap rivalnya dengan mengantongi catatan waktu 6,13 detik dengan jarak 3,7 kilometer.

“Kalau tidak jatuh, sebetulnya bisa dapat perak. Tapi memang cuaca hujan dan kompetisi tetap jalan,” ujar dia.

Dikatakan Permana bahwa dirinya akan melaporkan hasil ini kepada Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Hal tersebut sejalan dengan usulan untuk membuat track balap sepeda di kawasan wisata Punti Kayu.

Pasalnya, track di Cikole Bandung sangat persis dengan hutan Punti Kayu dan diakui Palembang belum memiliki track pebalap sepeda. Padahal memang banyak dari berbagai kalangan termasuk atlet dan pengusaha bermain balap sepeda.

“Tentunya tak menganggu kawasan wisata, selain itu juga sebagai sport tourism bagi Sumsel apalagi menjelang Asian Games 2018,” sebut dia. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.