Oknum Polisi Jalani Sidang Dakwaan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Penulis: - Selasa, 30 Januari 2024
Ipda Vulton Matheos, oknum anggota Polres OKU, didakwa melakukan penipuan dan penggelapan terhadap korban Yulian Rais sebesar Rp 225 juta. Sidang perdana berlangsung di Pengadilan Negeri Palembang dengan agenda pembacaan dakwaan.
Ipda Vulton Matheos, oknum anggota Polres OKU, didakwa melakukan penipuan dan penggelapan terhadap korban Yulian Rais sebesar Rp 225 juta. Sidang perdana berlangsung di Pengadilan Negeri Palembang dengan agenda pembacaan dakwaan.

Palembang, Sumselupdate.com – Oknum anggota Polres OKU Ipda Vulton Matheos menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Palembang atas dugaan penipuan dan penggelapan terhadap korban Yulian Rais sebesar Rp 225 juta, Selasa (30/1/2024).

Di hadapan Majelis Hakim Budiman Sitorus SH, JPU Kejati Sumsel, Siti Fatimah SH MH, menyatakan terdakwa Ipda Vulton Matheos telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan mengiming-imingi korban kerjasama terkait proyek pengerasan jalan di daerah Baturaja dengan modal awal Rp1.5 miliar dengan hasil keuntungan dari proyek tersebut dibagi menjadi 50:50.

Atas iming-iming tersebut sehingga korban Yulian Rais menyetujuinya. Setelah itu korban menanyakan tentang proyek tersebut sehingga tidak ada realisasinya, korban mengalami kerugian senilai Rp225 Juta.

“Terdakwa didakwa dengan dakwaan pasal 378 KUHP dan juga pasal 372 KUHP,” tegasnya saat mengutip surat dakwaan.

Advertisements

Sementara itu usai mendengarkan dakwaan JPU Kejati Sumsel, Majelis Hakim menanyakan kepada JPU guna kelanjutan proses sidang.

“Apakah hari ini telah menghadirkan saksi?” kata Hakim. Lalu kemudian JPU langsung menjawab, dirinya menyampaikan saksi hari ini belum bisa dihadirkan.

“Satu minggu majelis hakim, akan menghadirkan sebanyak tiga saksi pada sidang nanti,” tutupnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.