‎Bandar Sabu di Kalidoni Patah Kaki Usai Coba Kabur Saat Dikepung Polisi

Writer: - Jumat, 5 Juni 2026
‎Bandar Sabu di Kalidoni Patah Kaki Usai Coba Kabur Saat Dikepung Polisi (Sumselupdate.com/ Ist)

Palembang, Sumselupdate.com — Belum juga diberikan tindakan tegas kepolisian, seorang bandar narkotika jenis sabu justru lumpuh dengan sendirinya setelah patah kaki lantaran mencoba kabur saat digrebek polisi, Sabtu (06/06/2026).

Cerita unik ini bermula saat Tim Opsnal Unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumsel menerima pengadyan masyarakat terkait dengan maraknya transaksi narkotika.

Read More

Dalam pengaduan masyarakat itu, lokasi yang kerap dijadikan tempat transaksi narkotika itu berada di sebuah kontrakan yang ada di Jalan Dr Sutami, Kelurahan Sei Selayur, Kalidoni.

Mendapati informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan melakukan penggrebekan di kontrakan yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika tersebut pada Senin (01/06).

Di lokasi petugas mendapati dua orang terduga pelaku didalam kontrakan tersebut disaat dilakukan penggrebekan itulah salah satu pelaku berupaya kabur namun terjatuh menyebabkannya patah kaki.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel Kombes Yulian Perdana membenarkan ungkap kasus tersebut.

“Salah satu tersangka saat dilakukan penangkapan mencoba kabur, disaat kabur itu dia terjatuh dan alami cidera patah kaki,” ucap Yulian.

Dua orang tersangka yang diamankan yakni Sigit (41) yang alami cidera patah kaki adalah warga Jalan Mayor laut wiranto lorong Al barokah Kelurahan Sungai buah Ilir Timur II.

Dan rekannya yakni Tias (34) merupakan warga Lorong Perbankan, Kelurahan 9 Ilir, menyerah ke polisi tanpa perlawanan.

“Petugas mengamankan dua bungkus plastik putih yang di duga berisi narkotika jenis Sabu dengan berat 200,45 gram ,” ucap Yulian.

Setelah dibawa ke Mapolda Sumsel kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisal ZR yang kini ditetapkan sebagai DPO.

“Untuk tersangka atas nama Sigit Andani dibawa ke Rs Bhayangkara dilakukan pengobatan dan menunggu hasil rontgen,” ucap Yulian.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts