Modus Minta Pijit, Ibu Muda di Palembang Ini Dilecehkan Teman Ayah

Writer: - Jumat, 5 Juni 2026
Ibu muda inisial DH, ditemani suaminya, saat membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (5/6/2026). (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com — Malang yang dialami oleh seorang ibu muda berinisial DH (25), warga Kecamatan Sako Palembang ini, dirinya sudah jadi korban pelecehan yang dilakukan oleh teman dari ayahnya sendiri.

Hal itu terungkap setelah DH ditemani suaminya, membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, pada Jumat (5/6/2026) siang.

Read More

Dihadapan petugas kepolisian, DH mengaku melaporkan teman dari ayahnya sendiri inisial SP, warga Kecamatan Kalidoni Palembang.

Dimana peristiwa cabul yang dialami korban terjadi pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, dirumahnya. Bermula ketika terlapor SP datang bertamu ke rumah.

Setiba di rumahnya, terlapor tiba-tiba meminta tolong kepada korban untuk memijit dan mengerik tubuhnya.

“Saya mau membantu karena memang terlapor ini teman ayah saya,” ujar korban.

Baca juga : Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, DePA-RI Desak Penanganan Tegas dan Transparan

Kemudian saat korban memijit tubuh terlapor, tiba-tiba siku tangan terlapor menyentuh bagian payudara sebelah kiri korban sehingga korban terkejut.

Namun saat itu terlapor memberikan alasan bahwa dia tidak sengaja, sehingga korban memakluminya.

“Tapi ketika saya kembali memijit tubuh terlapor, tiba-tiba terlapor meraba dan meremas paha kanan saya. Saat itu juga saya spontan bilang jangan kurang ajar, sehingga tangannya dijauhkannya,” terang korban.

Baca juga : Sorot Wajah Tersangka, Kasus Pelecehan di Pagaralam Resmi Masuk Tahap Penuntutan

Setelah kejadian itu, lanjut korban, terlapor kembali meminta tolong untuk dipijitkan bagian kakinya. Lagi-lagi, terlapor melakukan perbuatan tak senonoh dengan perkataan yang tak pantas.

“Dia bilang, ‘nah baru kelihatan tetek kau masih mengkel, kenyel montok jugo’. Mendengar perkataan itu, saya berhenti memijit dan langsung pergi keluar rumah,” jelasnya.

Tidak terima atas perlakuan terlapor, akhirnya korban DH mengambil langkah dengan membuat laporan ke polisi. “Saya berharap laporan saya ini ditindaklanjuti, dan terlapor bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan dari korban dugaan tindak pidana perbuatan cabul.

“Benar, laporan dari korban telah diterima di SPKT. Selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya singkat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts