Obyek Wisata Pemandian Tebat Kasih, Bak Permata Tersembunyi di Belida Darat Muaraenim

Obyek wisata Pemandian Tebat Kasih yang dikelola oleh masyarakat bersama Karang Taruna Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaraenim, Sumsel.

Laporan: Syahrial Hadi

Muaraenim, Sumselupdate.com – Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), merupakan kawasan tempat tinggal masyarakat kebanyakan.

Bacaan Lainnya

Namun siapa sangka, di Desa Tanjung Tiga itu bak tersimpan permata yang ke depan bakal bersinar.

Permata itu tak lain adalah obyek wisata yang dinamakan Pemandian Tebat Kasih yang dikelola oleh masyarakat bersama Karang Taruna Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaraenim, Sumsel.

Ketua pengelola Pemandian Tebat Kasih Yadianto (47) kepada Sumselupdate.com, Sabtu (16/1/2021), mengatakan, obyek wisata ini dibuka dikelola secara swadaya oleh masyarakat dan karang taruna.

Obyek wisata Pemandian Tebat Kasih yang dikelola oleh masyarakat bersama Karang Taruna Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaraenim, Sumsel.

Menurutnya, masih banyak persiapan, perlengkapan, dan fasilitas umum guna memanjakan pengunjung, yang harus dilengkapi.

Yadianti berharap Pemerintah Kabupaten Muaraenim, Pemerintah Provinsi Sumsel, dan pemerintah pusat, dapat memberikan bantuan sehingga obyek wisata alam yang masih sangat alami ini bisa menjadi permata bagi masyarakat Indonesia.

“Dalam membangun obyek wisata pemandian ini kita melibatkan para pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Tanjung Tiga, sehingga mereka bisa terkoordinir dengan adanya kegiatan,” kata Yadi.

Di tempat yang sama, Rusmani, Kepala Desa Tanjung Tiga mengatakan, pemerintah desa siap mensuport agar obyek wisata ini dapat terus dipercantik.

Wartawan Sumselupdate.com Syahrial Hadi (paling kiri topi hitam) berada di obyek wisata Pemandian Tebat Kasih yang dikelola oleh masyarakat bersama Karang Taruna Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muaraenim, Sumsel.

“Masyarakat dan karang taruna yang telah bekerja keras membangun wisata pemandian Tebat Kasih, namun kita belum bisa berbuat banyak karena itu milik masyarakat. Nantinya akan kita buat sebagai Bumdes, jadi nanti melalui Bumdes bisa digalang dana, itupun kalau disetujui oleh mereka (masyarakat –red),” kata kades. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.