Novel Yakini Bukti Pokok Kasus Air Keras Sudah Hilang

Rabu, 16 Januari 2019
Novel Baswedan

Jakarta, Sumselupdate.com – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan meyakini ada beberapa bukti pokok yang hilang dalam kasus penyiraman air keras kepada dirinya.

“Dalam perkara penyerangan kepada saya ada beberapa bukti pokok yang sudah hilang,” kata Novel seperti dikutip.dari laman CNNIndonesia.com, Rabu (16/1/2019).

Read More

“Pertama adalah bukti terkait sidik jari pada botol, bukti di gelas, dan kemudian CCTV di sekitar tempat saya tinggal dan bukti elektronik lain yang saya yakini sudah hilang,” ujar Novel melanjutkan.

Novel mengatakan seharusnya tim gabungan bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian memulai penyelidikan dan penyidikan kasusnya dari bukti-bukti yang ia yakini telah hilang itu.

Namun dia mengaku tak melihat ada upaya tim gabungan ke arah itu. Sebaliknya, Novel merasa tim gabungan justru menempatkan dirinya sebagai pijakan awal penyelidikan dan penyidikan.

“Saya melihat sejak awal penyidik justru mau tanya ke saya siapa sih jenderal yang dimaksud, apa sih motif dari penyerangan kepada saya,” kata Novel.

Menurut Novel upaya yang ditempuh itu aneh. Dia menyebut belum pernah ada perkara kejahatan jalanan yang diyakini dilakukan terorganisir, sistematis dan ada backup orang kuat tapi pembuktian dimulai dari motifnya.

“Apabila kesalahan-kesalahan itu, yang oleh Komnas HAM mungkin disebut abuse of procces itu tidak dijadikan titik tolak untuk melihat proses yang akan diperiksa, lalu tim mau mulai dari mana? Itu yang jadi pertanyaan,” kata dia. (pto)nov

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts