Modus Ancam Sebarkan Foto Porno Korban, Agung Peras ASN Rumah Sakit di Palembang  

Tersangka Agung Nuch saat diamankan di Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Bahtiar.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Petugas Unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Bahtiar berhasil meringkus Agung Nuch (39) atas kasus pemerasan terhadap MS (53) hingga ratusan juta rupiah.

Bacaan Lainnya

Belakangan diketahui korban merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu rumah sakit di Kota Palembang.

Korban terpaksa menyerahkan uang hingga ratusan juta rupiah lantaran takut foto porno slide miliknya disebar pelaku.

Foto kurang pantas tersebut sebelumnya dikirim korban kepada pelaku melalui pesan aplikasi WhatsApp.

“Kita mengamankan seorang pelaku pemerasan, di mana modus pelaku mengancam akan menyebarkan foto porno milik korban. Di mana foto tersebut sebelumnya dikirim korban kepada pelaku melalui pesan WhatsApp,” kata Kasubdit Jatanras III Polda Sumsel Kompol, Suryadi saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (20/1/2021).

Dikataka Kompol Suryadi, pelaku merupakan teman pelaku di grup WhatsApp.

Kejadian tersebut bermula saat pelaku iseng mengecek secara langsung profil whatsapps korban.

Kemudian, keduanya melakukan chat pribadi. Di sana pelaku meminta korban mengirimkan gambar porno milik korban.

Nah, dari foto kurang pantas itu, pelaku memiliki ide untuk memeras korban.

Dikarenakan korban takut pelaku menyebarkan foto tersebut dan ketahuan anak kandung korban, maka pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut.

Tahap pertama pelaku memeras korban dengan meminta uang sebesar Rp100 juta.

Setelah ditranfer dan uang tersebut dinikmati pelaku. Ternyata pelaku ketagihan.

Pelaku kembali melakukan pemerasan dengan meminta uang sebesar Rp200 juta. Dikarenakan tak punya uang sebesar itu, korban akhirnya melaporkan peristiwa pemersaan itu ke pihak kepolisian.

“Berdasarkan laporan korban, pelaku berhasil ditangkap anggota kami di rumahnya di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembangpada Selasa (19/01/21) sore,” jelas dia.

Selain pelaku, petugas mengamankan barang bukti buku tabungan, dua unit HP, dan kartu nomor telepon.

Atas tindakkannya, pelaku dijerat pasal 358 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.