Mendikbud: Ada Pungli dan Perploncoan, Laporkan!

Mendikbud Anies Baswedan bersama Kadisdiknas Sumsel saat mengunjungi salah satu sekolah terpapar asap di Palembang di tahun 2015

Jakarta, sumselupdate.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mempersilakan orang tua aktif melapor jika menemukan hal menyimpang di sekolah anaknya seperti pungli dan perploncoan. Karena itu, ia menyatakan pentingnya mengantar anak sekolah pada hari pertama, Senin (18/7) besok.

Anies kembali menganjurkan para orang tua untuk mengantar anaknya ke sekolah pada hari pertama. “Kami tidak mewajibkan, tapi menganjurkan. Bukan dalam arti mengantar sampai gerbang saja, tapi sampai bertemu dengan wali kelas,” katanya kepada media di Gedung Indosat, Jakarta, Minggu (17/7).

Bacaan Lainnya

Menurut Anies, selain untuk menjalin komunikasi dengan guru, kegiatan mengantar tersebut bisa dimanfaatkan orang tua memantau kegiatan orientasi di sekolah. “Orang tua dan anak kalau lihat perploncoan harus lapor, jangan diam,” pintanya.

Ditambahkan Anis, pada hari pertama sekolah, biasanya terjadi pungutan-pungutan liar. Meski sudah dilarang, kegiatan itu tetap saja masih ada. Ia pun mencontohkan, saat ambil rapor, orang tua haru membayar Rp 10 ribu.

“Mau lapor rasanya kok hanya Rp 10 ribu, terlihat kecil. Tapi, kalau satu sekolah ada 600 anak, jadi besar juga angkanya,” ujarnya.

Terkait persoalan tersebut, Kemendikbud mempersilakan masyarakat yang menemukan kejanggalan di sekolah anaknya lewat SMS ke nomor 0811976929 atau website Laporpungli.kemdikbud.go.id. (shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.