Gagal Rampok Tauke Karet, Sindikat Perampok Bersenpi Antar-Provinsi Diringkus

Ketiga tersangka perampokan interograsi petugas Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com -Unit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kompol Antoni Adhi, SH, MH berhasil menggagal tiga pelaku percobaan perampokan tauke karet di Jalan Diponegoro tepatnya disebuah cucian mobil Sixty Six, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Jumat (15/7) sore.

Dua dari tiga pelaku Burmansyah (31) dan Eldy Aldro alias Edo (36) terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kakinya karena mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan parang besar kepada petugas saat hendak ditangkap.

Bacaan Lainnya

Ketiga pelaku masing-masing Burmansyah (31), Rachmad Imawan alias Iwan (35), dan Eldy Aldro alias Edo (36), ketiganya warga Jalan Sriraya, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sebuah senpi rakitan dengan empat peluru, dua parang panjang.

Menurut pengakuan tersangka Eldy Aldro yang menjadi otak perampokan, dia bersama tiga temannya merencanakan aksi perampokan berdasarkan ajakan temannya Jon (DPO) untuk bertemu di sebuah cucian mobil di Jalan Diponegoro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II.

“Kami jugo belum tahu siapo korbannyo, soalnyo baru be sampe di TKP kami langsung ditangkep. Pedang itu memang punyo aku kubawak dari rumah kalu senpi punyo Jon,” katanya.

Diakuinya, dia ikut merampok lantaran terdesak kebutuhan ekonomi, karena penghasilannya sebagai buruh tidak bisa memenuhi kebutuhan empat orang anaknya.

“Tepakso Pak aku meloki ajak an kawan kareno terdesak kebutuhan ekonomi,” ujar pria yang pernah mendekam selama setahun dalam kasus jambret di Lembaga Pemasyarakatan Pakjo.

Sementara itu, Rachmad Imawan alias Iwan mengatakan Jon yang datang ke rumahnya untuk mengajak merampok kemudian dirinya mengajak Edo dan Burmansyah pergi dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor menuju ke TKP.

“Kalu senpi itu punyo Jon, dio yang ngajak kami ke TKP katonyo ado lokak terus kami melok be belum tahu korbannyo kami langsung ditangkap,” jelasnya.

Direktur reserse kriminal umum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga didampingi Kasubdit 3 Jatanras AKBP Hans Rahmatullah mengatakan, ketiga tersangka ditangkap saat melakukan percobaan perampokan terhadap tauke karet saat sedang berada dicucian mobil Sixty six Jalan Diponegoro.

“Setelah dilakukan penggerbekan didapati senjata tajam dan senpi yang akan digunakan untuk melakukan aksinya, untuk mengetahui apakah para pelaku sering melakukan aksi perampokan, pihaknya terus mengembangkan dengan melakukan pemeriksaan kepada para pelaku, termasuk laporan para korban perampokan,” jelasnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta empat butir amunisi, dua bilah parang serta dua unit sepeda motor yang digunakan para pelaku. (ery)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.