Menanti Sekuel Film Animasi Pixar

Finding Dori

California, Sumselupdate.com – Film animasi 3D telah mendapatkan tempat, baik dari kalangan sineas maupun bagi penonton. Apalagi, garapan film animasi, rata-rata sukses secara bisnis, mulai dari penjualan tiket hingga merchandise.

Tak heran jika kemudian, banyak yang menanti lanjutan dari serial animasi. Setelah Finding Nemo mendapat bagian dibuatkan sekuel dengan munculnya Finding Dory, muncul pertanyaan kapan film Pixar lainnya mendapatkan bagian yang sama.

Masih ada WALL- E, Inside Out, hingga Ratatouille belum ada kabar sama sekali.

“Kebanyakan studio melompat untuk melakukan sekuel segera setelah mereka memiliki film yang sukses, tetapi model bisnis kami adalah model pembuat film, dan kami tidak membuat sekuel kecuali sutradara film asli memiliki sebuah ide yang mereka sukai dan bersedia membuatnya,” kata Presiden Pixar Jim Morris dikutip dari EW dan dilansir dari Republika.co.id, Sabtu (2/7).

Selepas kesuksesaan Finding Dory, Pixar sudah bersiap dengan Cars 3,Toy Story 4, dan The Incredibles 2. Hanya saja, Morris menegaskan hal itu memang sudah ada rencana dan ide-ide baru sehingga dapat dikembangkan.

Sekuel, menurut bos Pixar ini, justru lebih menyulitkan untuk digarap ketimbang film pertama. Sebab ada beban tambahan untuk mengembangkan dan tambahan harapan agar tidak mengecewakan.

“Pete Docter (yang mengarahkan Inside Out) memiliki ide asli untuk film berikutnya. Brad Bird, menjadi direktur Ratatouille, bekerja pada garapan The Incredibles dan kita belum benar-benar berbicara tentang (sekuel) itu. Dan WALL-E dekat dengan hati saya karena saya yang menghasilkannya,” kata Morris yang menggarap WALL- E tahun 2008 bersama Andrew Stanton.

Ide pembuatan sekuel tidak datang begitu saja setelah menerima kesuksesan. Sering kali ide tersebut berloncatan setelah beberapa tahun terlewati, seperti sekeul Finding Nemo yang menunggu 13 tahun dan sekuel The Incredibles yang mesti menunggu 15 tahun. (adm3)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.