Membahayakan Nyawa Petugas, Bandar Shabu Tewas Diterjang Timah Panas

Jumat, 14 Oktober 2016
Jasad tersangka Firnanto berada di rumah sakit.

PALI, Sumselupdate.com – Firnanto alias Fir (30), bandar shabu yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tewas setelah timah panas anggota Unit Reskrim Polsek Talang Ubi bersarang di tubuhnya, Jumat (14/10/2016).

Nyawa buronan kasus pencurian di Stasiun PT KSO Benakat Barat Petroleum (BBP) ini tak tertolong, meski sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi.

Read More

Lantaran pelaku sempat melawan dan bergulat serta berusaha merebut pistol petugas yang melakukan penangkapan di rumahnya. Tersangka yang sudah dianggap membahayakan nyawa aparat ini, terpaksa diberikan tindakan tegas.

Upaya penangkapan tersangka atas nyanyian tersangka Slamet dan Suyono yang terlebih dahulu ditangkap polisi yang tertangkap tangan sedang mencuri kabel tembaga di perusahaan tambang Migas Sub Pertamina Pendopo bersama tersangka Fir yang saat itu berhasil kabur.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondais membenarkan kejadian tersebut dan dalam penangkapan ini juga turut diamankan barang bukti 4 paket kecil shabu dan beberapa plastik klip untuk membungkus narkoba, serta satu buah dompet kulit warna coklat berisikan uang Rp60.000 dan kartu Jamkesmas atas nama tersangka.

“Sudah 7 bulan tersangka masuk daftar pencarian orang dan selama ini sudah menjadi Target Operasi (TO). Karena tersangka juga mengantungi tiga laporan dalam kasus pencurian,” kata Kompol Victor didampingi Kanit Reskrim Ipda Rusli.

Victor menjelaskan, tersangka yang pernah mendekam di Lapas Muaraenim 2009 lalu ini tewas akibat kehabisan darah setelah mengalami luka tembak. “Ketika ditangkap, tersangka melawan dan berusaha merebut senjata anggota. Jadi terpaksa dilumpuhkan kakinya,” jelasnya.

Sementara itu, dr Lia Yulianti Siregar, salah satu dokter jaga RSUD Talang Ubi menjelaskan penyebab meninggalnya tersangka Fir. “Pasien kehabisan darah, karena luka tembak dan proyektil peluru mengenai tulang paha. Kami sudah melakukan pertolongan, namun pasien tidak tertolong,” tukasnya.

Selanjutnya, jenazah tersangka diserahkan ke pihak keluarganya untuk dikebumikan. Namun sebelum meninggal pelaku sempat menjawab pertanyaan yang diajukan petugas. “Dimano kau tarok barang buktinyo,” ungkap petugas dan dijawab “Belum datang dan hari ini baru nak datang barangnyo (shabu-red),” tutur Fir terakhir kepada petugas. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts